1.000 Plus 500 Rumah Baru untuk Flores! Gubernur NTT Apresiasi Dukungan Pusat dan Donatur

oleh -136 Dilihat

MAUMERE, mediantt.com – Gubernur NTT Melki Laka Lena mengapresiasi dukungan Pemerintah Pusat, Yayasan Buddha Suci, dan Maruarar Sirait untuk warga terdampak gempa di Pulau Flores.

Dukungan itu diumumkan saat Melki meninjau wilayah terdampak di Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka pada Sabtu-Minggu, 23-24 Agustus 2026. Sebelumnya ia juga sudah meninjau Labuan Bajo hingga Maumere.

Pemerintah melalui Kementerian PKP berkomitmen membangun dan memperbaiki 1.000 rumah bagi warga di 3 kabupaten terdampak terberat: Nagekeo, Manggarai Timur, dan Manggarai. Kabupaten lain akan menyusul.

Komitmen itu lahir dari rapat 20 Agustus 2026 bersama Menteri PKP, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

“Saya mewakili tiga bupati dan warganya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri PKP yang sudah memberikan dukungan perumahan,” kata Melki.

Dukungan Swasta dan Tokoh Nasional

Yayasan Buddha Suci ikut turun tangan dengan membangun 500 unit rumah baru di tiga kabupaten yang sama. Yayasan ini sebelumnya juga aktif membangun rumah bagi korban bencana di Sumatera.

Sementara itu, Maruarar Sirait memberikan bantuan pribadi senilai Rp5 miliar. Dana itu akan digunakan untuk membangun rumah tambahan di luar program 1.000 rumah dari pemerintah.

“Semoga ini bisa membantu keluarga kita segera memiliki rumah yang layak huni,” ujar Melki.

Ia menegaskan, pembangunan dan perbaikan rumah adalah kebutuhan mendesak pascagempa. Bantuan tak hanya untuk rumah baru, tapi juga untuk memperbaiki rumah yang masih bisa diselamatkan.

Dalam rapat tersebut, Melki hadir bersama Kadis PUPR NTT serta tiga bupati terdampak: Heri Nabit dari Manggarai, Andre Agas dari Manggarai Timur, dan Simplisius Donatus dari Nagekeo.

“Koordinasi lintas kementerian dan daerah penting agar bantuan ini segera jadi rumah untuk masyarakat,” tutup Melki. (*/jdz)