Uskup Larantuka Pimpin Pemberkatan Kapela dan Krisma di Atadei: Jadilah Tanda Keselamatan bagi Sesama

oleh -114 Dilihat

MOTONG, mediantt.com – Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, memimpin langsung Perayaan Ekaristi Pemberkatan Kapela St. Andreas Motong yang dipadukan dengan penerimaan Sakramen Krisma di Stasi St. Andreas Motong, Paroki Lerek, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, pada Minggu (14/6/2026).

Dalam sambutannya, Uskup Yohanes Hans Monteiro menyampaikan selamat kepada seluruh krismawan dan krismawati yang baru saja menerima sakramen penguatan tersebut. Ia menegaskan, melalui sakramen ini, karunia Roh Kudus yang telah diterima saat pembaptisan diteguhkan kembali, sehingga mereka memiliki kekuatan untuk menjadi saksi Kristus dan pembawa damai serta keselamatan bagi sesama.

“Dalam diri para krismawan dan krismawati kini ada tanda keselamatan. Karena itu mereka dipanggil untuk menjadi tanda keselamatan bagi orang lain dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Uskup di hadapan ribuan umat yang hadir.

Uskup juga mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan acara yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dan pihak-pihak yang berkomitmen dalam pelayanan umat. Ia memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara pihak Gereja dengan Pemerintah Kabupaten Lembata dalam upaya memajukan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi kondisi wilayah, Mgr Hans Monteiro berharap, pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju wilayah Motong, dapat terus ditingkatkan. Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian yang pada akhirnya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Saya berharap akses jalan semakin baik, sehingga hasil bumi masyarakat bisa keluar dengan mudah dan kesejahteraan meningkat,” ujarnya.

Selain aspek fisik, Uskup juga berdoa dan berharap agar jumlah penduduk serta umat di wilayah Motong terus bertambah di masa mendatang, sehingga kehidupan sosial, ekonomi, dan kerohanian di wilayah tersebut semakin berkembang pesat.

Di akhir sambutannya, Uskup Larantuka juga memberikan apresiasi khusus kepada kelompok koor dari Atowolo yang telah memeriahkan dan mengiringi seluruh rangkaian perayaan liturgi dengan sangat indah dan khidmat.

Ia mengajak seluruh umat untuk tidak hanya menjadikan kapela baru ini sebagai tempat berdoa, tetapi juga mewujudkan nilai-nilai iman dalam kehidupan nyata. Hal ini dapat dilakukan melalui kerja keras, kepedulian terhadap sesama, serta pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan bertanggung jawab.

“Mari kita puji Tuhan bukan hanya dengan nyanyian di dalam kapela, tetapi juga dengan karya nyata dan pelestarian alam demi kesejahteraan bersama,” tandasnya.

Acara yang menjadi tonggak sejarah bagi umat setempat ini juga dihadiri oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, Ketua Yayasan Vinea Dei Albertus Gregory Tan, Ketua TP PKK Kabupaten Lembata Ny. Ursula Surat Bayo, Anggota DPRD, Asisten III Setda Yohanes Berchmans Daniel Dai, Sekretaris Keuskupan Larantuka, Camat Atadei dan Buyasuri, unsur Forkopimcam, serta para imam, biarawati, dan tokoh masyarakat. (Lakonawa/Prokompimkablembata)