PT DLU Waingapu Dukung SIBERMAP, Aplikasi Baru Basmi Mafia Pelabuhan

oleh -126 Dilihat

Budi Hari Prasetyo.

WAINGAPU – Perusahan Pelayaran PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) Cabang Waingapu mendukung penuh peluncuran program Sistem Informasi Berantas Mafian Pelabuhan (SIBERMAP) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba timur.

Hal itu disampaikan Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama Budi Hari Prasetyo, Rabu (12/11/2025).

Dia mengatakan, program SIBERMAP merupakan inovasi digital yang dinilai akan menjadi game-changer dalam pemberantasan praktik-praktik ilegal yang berada di lingkungan pelabuhan. Oleh sebab itu pihaknya mendukung serta menyambut positif terobosan itu.

“Inovasi digital ini dinilai akan mampu memberantas praktik-praktik ilegal dilingkungan pelabuhan,” kata Budi.

Tentu hal ini, tambah dia, Kejaksaan Negeri Sumba Timur tiada henti-hentinya untuk berinovasi bahkan programnya telah dilaunching bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Menurut Budi, peran pelabuhan sebagai penghubung antar moda transportasi laut dan darat serta mendukung kegiatan ekonomi secara nasional sehingga menentukan kelancaran rantai pasok nasional yang bergantung pada efisiensi dan integritas ekosistem palabuhan.

“Tentu kita sadari bahwa praktik ilegal yang kita kenal dengan mafia pelabuhan masih menjadi tantangan serius yang merugikan negara, pengusaha maupun masyarakat,” ujarnya.

Maka kehadiran SIBERMAP ini tak hanya sekadar sistem pelaporan biasa melainkan sebuah platform kolaborasi yang dirancang khusus sebagai arah dan langkah pelaporan yang didesain secara spesifik.

Budi berharap, dengan adanya program inovasi SIBERMAP ini agar mempermudah serta melindungi masyarakat dalam berperan aktif sebagai pengawas publik di lingkungan pelabuhan.

PT DLU mendorong semua pelaku bisnis kepelabuhanan untuk berperilaku transparan dan berharap setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara profesional oleh aparat penegak hukum.

“PT DLU berharap keberadaan SIBERMAP ini dapat menciptakan ekosistem pelabuhan yang lebih bersih, transparan dan bebas dari praktik mafia pelabuhan,” tandas Budi. (budian)