Perkuat Keamanan Cyber, PLN Pastikan Layanan Listrik di Pulau Timor Tetap Optimal

oleh -112 Dilihat

Tim PLN UP2B NTT bersama PT Sinergy Informasi Pratama melakukan penguatan sistem keamanan PAM OT.

KUPANG, mediantt.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Nusa Tenggara Timur (PLN UP2B NTT) terus berkomitmen meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Timor. Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan listrik, PLN menerapkan sistem keamanan Privileged Access Management Operational Technology (PAM OT) guna melindungi sistem operasional dari potensi akses tanpa izin.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Sinergy Informasi Pratama. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat benteng pertahanan digital yang digunakan PLN dalam memantau dan mengatur penyaluran tenaga listrik secara real-time.

Sistem PAM OT bekerja secara terpusat untuk mengatur hak akses operasional. Hanya petugas berwenang dan memiliki izin resmi yang dapat mengakses sistem pengatur kelistrikan. Selain membatasi akses, sistem ini secara otomatis mengamankan kata sandi dan mencatat setiap riwayat aktivitas pengguna, sehingga memudahkan penelusuran serta mitigasi risiko keamanan sejak dini.

Beberapa manfaat utama dari penerapan PAM OT meliputi:

Pertama, Pengaturan Akses Terkontrol: Menjamin hanya personel berwenang yang dapat mengoperasikan sistem.

Kedua, Perlindungan Data dan Sandi : Mencegah penyalahgunaan informasi penting dan kredensial sistem.

Ketiga, Akuntabilitas dan Audit Trail: Mencatat setiap aktivitas pengguna secara rinci untuk memudahkan penelusuran.

Keempat, Mitigasi Risiko Cyber : Meminimalisir potensi gangguan operasional akibat akses ilegal.

Penguatan keamanan digital ini juga menjadi momentum dalam memaknai semangat Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober. Bagi PLN, nilai-nilai Pancasila diwujudkan nyata melalui tanggung jawab moral menjaga keberlangsung pelayanan publik dan memastikan kebutuhan listrik masyarakat senantiasa terpenuhi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan, keandalan pasokan listrik berkaitan erat dengan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Momentum Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita akan pentingnya persatuan, tanggung jawab, dan ketahanan dalam mengemban tugas. Bagi PLN, semangat tersebut diwujudkan dengan menjaga sistem kelistrikan tetap aman dan handal, sehingga listrik dapat terus menyokong roda ekonomi, fasilitas umum, serta aktivitas harian masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” ujar Eko.

Eko menambahkan, modernisasi teknologi kelistrikan harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia dan keamanan sistem pendukungnya.

“Keandalan listrik bukan hanya tentang bagaimana daya disalurkan, tetapi juga bagaimana seluruh sistem pendukungnya dijaga dengan disiplin dan teknologi terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Site Manager PT Sinergy Informasi Pratama, Irfan Alamsyah, menyampaikan komitmen penuhnya dalam mendukung keandalan sistem digital PLN.

“Melalui sistem keamanan yang terintegrasi dan terpusat, setiap akses dapat dipantau secara presisi. Hal ini memastikan operasional kelistrikan PLN tetap terlindungi dan berjalan optimal,” kata Irfan.

Manager PLN UP2B NTT, Resa Rediansyah, menambahkan, penerapan PAM OT merupakan langkah preventif yang sangat krusial dalam menjaga kelancaran pasokan listrik di Pulau Timor.

“Sistem pengatur beban listrik adalah jantung dari operasional kelistrikan. Keamanan sistem digital ini berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat, fasilitas publik, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi. Dengan sistem yang aman, operasional dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” jelas Resa.

Melalui penerapan PAM OT dan kesiapan teknologi yang terus diperbarui, PLN UP2B NTT menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan listrik yang tidak hanya andal, tetapi juga aman dan tepercaya bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur. (*)