Kinerja Pengurus Relatif Baik, Gubernur Melki Ingatkan Bank NTT Harus Jadi Urat Nadi Ekonomi Rakyat

oleh -77 Dilihat

ENDE, mediantt.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan bahwa Bank NTT bukan sekadar lembaga penyimpanan uang, melainkan “urat nadi” pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT.

Hal itu disampaikan Melki dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang berlangsung di Ende, Kamis (15/5/2026), bersama para kepala daerah, pemegang saham, dan jajaran manajemen Bank NTT.

Menurut Melki, forum RUPS bukan hanya membahas soal angka, dividen, maupun laporan tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menentukan arah masa depan ekonomi daerah.

“Bank itu bukan cuma tempat simpan uang. Di NTT, Bank NTT adalah urat nadi ekonomi, banyak mimpi kecil yang sedang tumbuh jadi besar,” ujar Melki.

Ia juga menekankan, Bank NTT harus terus bertumbuh menjadi bank daerah yang kuat, sehat, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. “Yang kami bicarakan hari ini bukan sekadar keuntungan perusahaan, tetapi bagaimana Bank NTT bisa bertumbuh bersama rakyatnya,” tegasnya.

Melki juga memberi pesan khusus kepada Direktur Kepatuhan Bank NTT yang baru dilantik agar menjaga integritas lembaga perbankan daerah tersebut.

Menurutnya, kepercayaan publik merupakan aset paling mahal bagi sebuah bank dan tidak bisa ditukar dengan apa pun. “Kepercayaan itu mahal. Dan integritas tidak bisa dinegosiasi,” katanya.

Ia berharap, Direktur Kepatuhan mampu menjadi benteng utama yang memastikan seluruh tata kelola dan operasional Bank NTT berjalan sesuai aturan dan tetap berada di jalur yang benar.

Melki optimistis, dengan penguatan tata kelola, pelayanan, serta komitmen menjaga integritas, Bank NTT dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra strategis masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

“NTT butuh bank daerah yang bukan hanya untung, tapi juga hadir dan bertumbuh bersama rakyatnya,” tegasnya.

RUPS Ditunda ke 24 Mei

Gubernur Melki juga mengatakan, kinerja pengurus Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT atau Bank NTT saat ini, relatif berjalan baik.

“Relatif berjalan baik. Nanti 24 Mei 2026, baru kita lihat kinerjanya,” kata Gubernur NTT Melki Laka Lena, saat mendampingi kunjungan kerja Menko Pangan dan Menteri Desa dan PDT di Kupang, usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku (TB) 2025 dan RUPS Luar Biasa di Ende, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, RUPS TB 2025 dan RUPS LB di Ende harus ditunda, karena ada agenda yang harus dihadiri di Kupang, yakni kunjungan Menko Pangan dan Menteri Desa dan PDT.

“RUPS nanti ditunda lagi tanggal 24 Mei 2026. Karena tadi kita mengalami keterbatasan waktu,” kata Melki.

Gubernur NTT menambahkan, selain waktu yang terbatas, materi pembicaraan dalam RUPS juga cukup banyak, sehingga harus ditunda. “Prinsipnya, diskusi berjalan bagus. Agendanya kita evaluasi rutin kinerja Bank NTT,” tandasnya. (*/jdz)