KUPANG, mediantt.com – Forum Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (7/11), menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring konektivitas ekonomi antarwilayah timur Indonesia. Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Jatim dan Bank NTT, yang menandai dimulainya sinergi baru antar-bank daerah.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat peran BUMD perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui penguatan layanan transaksi, pembiayaan sektor produktif, dan digitalisasi layanan keuangan lintas provinsi. Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka ruang lebih luas bagi pelaku usaha, terutama UMKM, untuk mendapatkan kemudahan akses permodalan dan transaksi antarwilayah.
Direktur Utama Bank Jatim, Winardo Legowo, mengatakan, langkah ini menjadi wujud komitmen Bank Jatim dalam memperluas jejaring layanan dan mendukung pengembangan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
“Sinergi dengan Bank NTT ini menjadi langkah nyata kami dalam memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah. Kami ingin memastikan pelaku usaha, khususnya UMKM, mendapatkan kemudahan layanan transaksi dan akses pembiayaan yang lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Bank NTT, Yohanes Landu Praing, menegaskan, kerja sama dengan Bank Jatim akan memperkuat posisi kedua lembaga sebagai bank daerah yang inovatif dan berdaya saing.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena akan memperluas jaringan layanan keuangan lintas provinsi dan mempercepat transformasi digital perbankan daerah. Bersama Bank Jatim, kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT yang lebih inklusif,” tutur Alex.
Forum Misi Dagang dan Investasi ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor dari kedua provinsi untuk memperkuat rantai pasok, memperluas jaringan bisnis, serta memperlancar arus perdagangan dan investasi antarwilayah.
Kolaborasi perbankan daerah seperti Bank Jatim dan Bank NTT diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antar-BUMD yang mampu mendukung agenda besar pembangunan ekonomi kawasan timur Indonesia. (jdz)
