Gubernur Melki Tegaskan Pelantikan Pengurus Baru Bank NTT Serentak

oleh -131 Dilihat

Gubernur Melki Laka Lena.

KUPANG, mediantt.com – Gubernur NTT Melki Laka Lena selaku pemegang saham pengendali (PSP) Bank NTT memastikan bahwa pelantikan para pengurus baru Bank NTT (Komisaris dan direksi) akan dilakukan secara bersama-sama (serentak) dalam waktu dekat.

Pelantikan Dirut Charlie Paulus akan dilakukan bersama-sama dengan Komisaris Utama Donny Heatubun serta para Direksi dan komisaris lain yang dinyatakan lolos fit and proper test oleh OJK Pusat.

“Tunggu hasil OJK terakhir. Pelantikan dilakukan sekalian dengan komisaris dan direksi yang lolos fit and proper test,” kata Gubernur Melki saat diwawancara, Senin (20/10/2025).

Gubernur Melki, memastikan bahwa pelantikan para Direksi dan Komisaris Bank NTT tidak akan melewati batas waktu yang ditentukan Peraturan OJK yakni 60 hari pasca hasil fit and proper test diumumkan OJK Pusat.

“Informasi dari OJK, dalam waktu dekat sudah ada keputusan resmi. Dan pelantikan pasti langsung digelar sebelum batas waktu yang ditentukan berakhir,” katanya.

Sebelumnya, Bank NTT telah menggelar RUPS LB pada Kamis (4/9/2025), dengan keputusan memperpanjang masa jabatan para direksi hingga Februari 2026. Jabatan Direktur Utama (Dirut) kembali dijabat Pelaksana Tugas (Plt) Yohanis Landu Praing. Sementara jabatan direktur-direktur lainnya diperpanjang dengan status Plt.

Saat itu Gubernur Melki mengatakan, langkah ini diambil sambil menunggu keputusan final dari OJK terkait pengesahan Direktur Utama definitif serta struktur direksi dan komisaris baru Bank NTT.

“Keputusan memperpanjang jabatan komisaris dan direksi di tubuh Bank NTT merupakan solusi sementara agar roda operasional bank tetap berjalan stabil. Sampai Februari 2026 atau sampai ada keputusan definitif dari OJK, semua direksi dan komisaris Bank NTT tetap berstatus Plt,” ujar Melki.

Untuk saat ini, tambah Gubernur, terdapat tujuh calon direksi dan lima calon komisaris Bank NTT yang sedang diproses OJK. Dua calon komisaris disebut hampir menyelesaikan tahap penilaian, sementara posisi Dirut masih menunggu keputusan resmi.

“Kami sudah bicara dengan OJK. Proses ini memang panjang, tapi kami harap bulan ini bisa tuntas sehingga RUPS berikut bisa langsung mengesahkan kepengurusan definitif,” jelas Melki. (*/jdz)