KUPANG, mediantt.com – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melantik 5 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 1 kepala UPTD. Ia tegas minta pejabat jadi “jenderal lapangan” yang cari solusi, bukan birokrat yang hanya hafal prosedur. Fokuslah untuk percepat pemulihan pascagempa Flores.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 1 Kepala UPTD SPAM Lingkup Pemprov NTT periode 2026-2031 di Aula Fernandez, Kantor Gubernur, Jumat (11/9/2026).
Pelantikan ini dihadiri Wakil Gubernur Johni Asadoma, Sekda Fransiskus Sales Sodo, Forkopimda, dan pimpinan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat NTT.
“Jabatan bukan hadiah, bukan pula titik singgah karier. Terima jabatan ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak berhenti pada fase tanggap darurat pascagempa Flores. Pemulihan harus dipercepat agar masyarakat kembali dapat pelayanan dasar, ekonomi bergerak, dan infrastruktur dibenahi.
“Pengelolaan dana bencana harus transparan dan berintegritas. Itu uang rakyat,” ujarnya.
Butuh Jenderal Lapangan
Gubernur Melki meminta para pejabat menjadi “jenderal lapangan” yang menguasai persoalan dan mampu memberi solusi.
“Kita tidak butuh birokrasi lambat. Ketika masyarakat datang dengan persoalan, jangan hanya diberi penjelasan prosedur. Cari solusi!” tegas Gubernur.
Ia juga mendorong pejabat untuk berpikir meningkatkan PAD, bukan hanya membelanjakan anggaran. Digitalisasi pemungutan, perluasan objek pendapatan, dan pencegahan kebocoran harus dilakukan.
“Gunakan data. Sederhanakan proses. Bangun koordinasi. Perkuat komunikasi publik agar masyarakat tahu apa yang dikerjakan pemerintah,” lanjutnya.
Gubernur juga mengingatkan laporan kepada pimpinan harus menggambarkan kondisi riil di lapangan, bukan formalitas.
“Saya dan Pak Wagub tidak butuh pejabat yang hanya menunggu perintah. Kami butuh pemimpin yang berinisiatif, berkolaborasi, dan menghasilkan terobosan,” pungkasnya.
Gubernur turut mengajak mendoakan 3 putra-putri NTT yang menjadi korban tragedi di Papua: drh. Alfonsius Albinus Mehan, Wili Mbuik, dan Aprida Rapi.
Daftar Pejabat yang Dilantik:
1. Theresia Maria Florensia, SE, – Kepala Bapperida NTT
2. Stefania Tunga Boro, – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT
3. Yosef Maria Ronaldus Amapiran, – Kepala Dinas PMD NTT
4. Drs. Naftaly Stevenson Huky, – Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT
5. Yohanes Abrianto Kore, S.STP, M.Si, – Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT
6. Erasmus Jogo, SE, MM – Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR NTT. (*/jdz)
