Bank NTT Kembali Salurkan KUR Rp350 Miliar, Charlie Paulus: Terima Kasih Gubernur Melki

oleh -231 Dilihat

Dirut Bank NTT, Charlie Paulus.

KUPANG, mediantt.com – Setelah menanti selama lima tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026), Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya yang mendalam atas kembalinya hak pengelolaan program nasional ini. Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena.

“Kita harus berterima kasih kepada Gubernur NTT, Pak Melki. Beliau dengan sangat susah payah mengusahakan dan memperjuangkan ini, hingga akhirnya kita diberi kesempatan lagi untuk menyalurkan KUR,” ujar Charlie.

Bank NTT mendapatkan alokasi plafon KUR sebesar Rp350 miliar. Pemerintah bahkan menjanjikan akan menambah alokasi tersebut jika terserap dengan baik.

Charlie menargetkan dana Rp350 miliar ini bisa habis dalam waktu 6 bulan ke depan agar Bank NTT bisa segera mengajukan tambahan kuota.

Namun, ia menegaskan, penyerapan harus dilakukan secara akuntabel. “Cepat habis dalam arti yang benar, bukan cepat habis yang dipaksakan,” tegasnya.

Charlie mengingatkan masyarakat dengan tegas bahwa KUR adalah program subsidi pemerintah dengan bunga yang sangat murah hanya 0,5% per bulan, namun statusnya adalah pinjaman yang wajib dikembalikan.

Dirut Bank NTT telah memerintahkan seluruh kantor cabang untuk mengawal program ini dengan sangat ketat dengan meningkatkan strategi analisis prospek yang ketat, dan penilaian awal kelayakan usaha nasabah.

Charlie juga mengharamkan segala bentuk kecurangan. “Tidak boleh ada kecurangan, hanya karena orang kasih sogok, lalu semua dikasih pinjaman. Tidak boleh!” tegasnya.

Ia menegaskan, Bank NTT akan terus melakukan pengawasan rutin dan pendampingan nasabah
setelah dana cair.

Petugas bank akan melakukan recheck rutin ke lapangan untuk memastikan uang digunakan sesuai peruntukannya.

“Jika usaha nasabah goyah karena faktor eksternal yang tak terhindarkan, bank akan ikut mendampingi. Namun jika terdeteksi gejala penyimpangan sejak dini, Bank NTT akan langsung turun tangan,” tegasnya.

Melalui komitmen dan pengawasan ketat ini, Bank NTT optimistis KUR kali ini akan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat NTT yang sukses dan tepat sasaran. (roi)