Baznas Salurkan Zakat Fitrah ke Mustahik, Bupati Theo Sebut Akan Ada SK Pemotongan Zakat

by -156 views

LEWOLEBA, mediantt.com – Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan, mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lembata atas upaya membantu kaum dhuafa, menyalurkan beras 2,5 ton kepada kepada perwakilan mustahik di Kantor Urusan Agama (KUA), Lewoleba, Rabu (3/4).

Pj Bupati pun menjanjikan akan ada pemotongan zakat fitrah secara otomatis menggunakan sistem aplikasi non tunai kepada ASN muslim. Hal ini merespon permintaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Ishak Sulaiman, yang menghendaki adanya instruksi langsung dari Bupati Lembata.

Kepada pengurus Baznas dan para mustahik, Bupati Theo menyampaikan kepedulian ini sejalan dengan ajaran agama Islam dimana menjadi sebuah kewajiban menunaikan ibadah puasa dengan kepedulian akan kehidupan sosial.

Selain itu, bulan Suci Ramadan yang penuh berkah memiliki makna penting bagi umat Muslim. Dimana, sesama umat Muslim diingatkan untuk selalu berbagi karena sebuah kewajiban ibadah yang harus ditunaikan sebagai tanda syukur kelimpahan rezeki.

“Sebagai pemerintah saya mengajak umat Muslim Lembata untuk terus berbagi. Masih ada waktu! sebelum Ramadhan berakhir, segera tunaikan zakat fitrah,” ujar Bupati Theo.

Kali ini Baznas Lembata menyalurkan bantuan kepada kaum dhuafa berupa beras premium 10 kg sebanyak 2,5 ton. Bantuan ini diberikan kepada kurang lebih 500 mustahik zakat di sejumlah masjid kota Lewoleba dan sekitarnya.

Sebagai informasi, bantuan ini merupakan sumbangan dari sesama kaum muslim melalui Baznas pusat yang disalurkan ke sejumlah Baznas kabupaten di seluruh Indonesia. Rencananya zakat fitrah akan dibagikan kepada mustahik zakat melalui masjid-masjid yang terdaftar di Kota Lewoleba dan sekitarnya.

Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan menyampaikan terima kasih kepada Amir Zakat Nasional Kabupaten Lembata yang telah berupaya mengembangkan kepedulian sosial dan perhatian terhadap ekonomi dan pembangunan di Lembata.

Dia menjelaskan, amal zakat ini tidak saja berdimensi pada ibadah saja, namun lebih jauh mengandung makna kepedulian dan solidaritas antar sesama umat Muslim.

Dia berharap umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, dapat menjalaninya dengan baik hingga tiba pada hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri ke-1445 Hijriah pada 10 April 2024.

“Mudah-mudahan sampai tanggal 10 kita masuk hari raya Idul Fitri, semuanya dalam keadaan sehat wal afiat dan panjang umur selalu,” pesan Bupati Theo.

Tak lupa juga Bupati Theo memberi dorongan semangat agar umat Muslim tetap optimis menjalani ibadah puasa. “Percaya dan yakin bahwa semua yang hadir saat ini tentunya sehat dan kuat,” katanya.

Menyinggung sumbangan beras yang diterima hari ini, Bupati Theo menyarankan kalau bisa dicampur dengan makanan lokal seperti jagung karena mengandung gizi yang baik bagi tubuh.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Ishak Sulaiman mengatakan, ke depan akan ada bantuan-bantuan yang bersifat produktif bagi umat Muslim.

Namun demikian, Ishak melihat belum signifikan peran zakat dari ASN muslim di lingkup Pemerintahan Kabupaten Lembata. Ia berharap ada instruksi langsung dari Bupati untuk memaksimalkan pelaksanaan amal zakat agar dapat membantu saudara kaum Muslim yang membutuhkan.

Terhadap permintaan ini, Bupati Theo meresponnya dengan baik. Ia akan meminta Kepala BKPSDM, Said Kopong untuk mendatakan kembali jumlah ASN Muslim yang ada.

Hal ini untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam kaitan dengan pemberian zakat fitrah. Rencananya, setelah kepastian pendataan jumlah ASN Muslim di Lembata, Bupati Tan akan mengeluarkan SK pemotongan.

Karena transaksi tunai sudah tidak diberlakukan, semuanya telah menggunakan non tunai elektrik, maka kedepannya Pemda Lembata akan melakukan pemotongan zakat fitrah melalui sistem non tunai secara otomatis sesuai nama-nama yang terdaftar.

Langkah ini diambil Pemda untuk mempermudah pengumpulan zakat fitrah di lingkup Pemerintahan Kabupaten Lembata. Namun, Bupati Theo juga mengingatkan kepada pengurus Baznas Kabupaten Lembata apabila sistem pemotongan otomatis ini telah difungsikan, pembagian zakat fitrah ini harus juga diatur secara baik dan tepat sasaran. (baoon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *