Airlangga “Kuningkan” NTT dengan Target 75 Persen Suara, Laka Lena Patok 4 Kursi DPR RI

by -193 views

Melki Laka Lena (kanan) saat memberikan keterangan Pers di Labuhan Bajo.

LABUAN BAJO, mediantt.com – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menargetkan Provinsi Nusa Tenggara Tinggi (NTT) “kuning” pada Pileg 2024. Ia bahkan memasang target partainya sanggup meraup 75 persen suara. Sementara Melki Laka Lena mamatok 4 kursi untuk DPR RI dari Dapil NTT.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam Perayaan Natal Nasional Partai Golkar yang diselenggarakan di Labuan Bajo, NTT, Minggu (14/1/2024).

“Kemarin 2019 Partai Golkar bukan pemenang nomor 1 di NTT. Karena Pak Joko Widodo sudah memberikan apa yang harus diberikan kepada NTT, maka saya minta sekarang apa yang dilakukan masyarakat NTT untuk mendukung Pak Jokowi dan partai pendukungnya, utamanya Partai Golkar?” tanya Airlangga kepada para simpatisan partainya.

“Oleh karena itu, kita harus membuat NTT menguning,” imbuhnya.

Pada Pileg 2019, Partai Golkar harus puas menempati urutan ketiga dengan 365.226 suara, di bawah Partai Nasdem di urutan pertama (510.574 suara) dan PDI-P (450.635 suara) di urutan kedua.

Saat ini, kedua partai politik itu berbeda barisan dengan Jokowi yang putranya, Gibran Rakabuming, menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto selaku pasangan calon nomor urut 2.

Airlangga meyakini, warga NTT masih setia terhadap Jokowi. “Kita ingin NTT menjadi simbol. Pemilu yang lalu Bapak Presiden Jokowi dipilih 80 persen (di NTT). Sekarang kita tidak minta muluk-muluk, ya 75 persen saja,” ucap dia.

Ia juga menyinggung program yang kerap dilakukan Partai Golkar di NTT yaitu pembagian nasi kuning.

Golkar mengeklaim, sudah 150.000 paket nasi kuning hasil tangan para kader mereka diserahterimakan kepada warga.

Airlangga juga menyebutkan beberapa program lain yang telah dilakukan partai bernomor urut 4 itu di wilayah ini, termasuk membangun “Klinik Kuning”.

“Oleh karena itu kita tidak minta macam-macam. Kita tidak minta banyak waktu Bapak/Ibu. Kita hanya minta waktu 5 menit, tanggal 14 Februari coblos Partai Golkar dan coblos presiden dan wakil presiden yang didukung Partai Golkar yaitu Prabowo-Gibran. Mantap?” seru dia.

“Tahun 2024 angkanya saja hanya 2, 0, 2, 4. Tidak ada angka lain selain 2 dan 4. Jadi memang sudah tanda-tanda alam, tanda-tanda langit, yang dipilih hanya nomor 2 dan nomor 4. Pemilu pun bulan dua, bukan bulan-bulan yang lain. Tanggalnya empat belas,” tambah Airlangga.

Target 4 Kursi DPR RI

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar NTT Emanuel Melkiades Laka, menegaskan, Partai Golkar menargetkan perolehan empat kursi DPR RI dari Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

Partai berlambang beringin itu harus bekerja keras menghadapi sejumlah legislatif (caleg). Termasuk menantang bekas gubernur NTT Viktor Laiskodat dan istrinya Julie Sutrisno Laiskodat yang juga maju sebagai caleg.

“Kalau Golkar, DPR RI kami target empat kursi. Dua kursi masing-masing daerah pemilihan (dapil). Mudah-mudahan tercapai,” kata Melki Laka Lena di Labuan Bajo, Sabtu malam (13/1/2024).

Ada 13 kursi DPR RI yang diperebutkan oleh para caleg DPR RI yang tersebar pada dua dapil. Dua dapil perebutan kursi DPR RI di NTT, yakni Dapil NTT I meliputi Kabupaten Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Dapil I memperebutkan enam kursi DPR RI.

Sedangkan, Dapil NTT II memperebutkan tujuh kursi DPR RI. Dapil ini meliputi Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Kota Kupang.

Target partai Golkar NTT pada Pileg 2024 naik dua kali lipat dari perolehan dua kursi pada Pileg 2019. Kala itu, Golkar NTT berhasil mengantarkan Melki ke Senayan dari Dapil II dan Melchias Markus Mekeng dari Dapil I.

Partai Golkar harus melewati pertarungan sengit untuk mencapai target empat kursi DPR RI. Di Dapil NTT II, caleg Golkar harus bersaing dengan Mantan Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Pada Pileg 2019, caleg Partai NasDem ini lolos ke Senayan sebelum akhirnya mencalonkan diri menjadi gubernur NTT dan terpilih.

Caleg Partai Golkar juga harus bersaing dengan sejumlah caleg petahana atau incumbent seperti Yohanis Fransiskus Lema (PDIP), Anita Jacoba Gah (Demokrat), Edward Tannur (PKB). Dua caleg incumbent lainnya dari NasDem yakni Y. Jacky Uli dan Ratu Ngadu Bonu Wulla.

Ada juga pendatang baru yakni Jessica H Tanoesoedibjo, anak Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo. Jessica maju lewat Perindo dengan nomor urut satu.

Di Dapil I, caleg Golkar harus bersaing dengan caleg yang sudah menjadi langganan Senayan. Ada Benny Kabur Harman dari Partai Demokrat yang sudah empat periode di Senayan. Tokoh lainnya ada Andreas Hugo Pareira dari PDI Perjuangan yang sudah tiga periode di DPR RI.

Caleg Golkar Dapil I juga harus bertarung sengit dengan Julie Sutrisno Laiskodat, istri Viktor Laiskodat. Viktor dan istrinya berbagi dapil pada Pileg 2024. Julie adalah incumbent dari NasDem yang mengincar kursi DPR RI untuk periode kedua. Caleg incumbent lainnya yang bertarung untuk periode kedua DPR RI adalah N.M. Dipo Nusantara P.U dari PKB dan Ahmad Yohan dari PAN.

Target Kursi DPRD

Partai Golkar NTT juga menetapkan target tinggi perolehan kursi DPRD Provinsi NTT pada Pileg 2024. Partai nomor urut 4 itu menargetkan perolehan hingga 21 kursi dari total 65 kursi DPRD Provinsi NTT. Pada Pileg 2019, Golkar memperoleh 10 kursi.

“Untuk provinsi target kami untuk 10 kursi di 2019 itu target kami antara 28-21 kursi. Itu berdasarkan target masing-masing dapil yang diberikan kepada kami,” kata Melki. Ada delapan Dapil perebutan kursi DPRD Provinsi NTT.

Sementara untuk DPRD kabupaten/kota, Partai Golkar mematok target perolehan kursi minimal 20 persen. Karena itu dipakai untuk ukuran (syarat) minimum kita untuk maju Pilkada. Jika tercapai bisa sendiri (usung calon kepala daerah), bisa koalisi,” ujar Melki. (kpc/dtc/jdz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *