FPG DPRD TTU Desak Perbaiki Kolam Renang Taekas untuk Penarikan Retribusi

by -313 views

KEFAMENANU, mediantt.com – Rendahnya Pendapatan Daerah Kabupaten TTU juga mendapat atensi dari Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD TTU. Karena itu, FPG mendesak Pemkab untuk segera memperbaiki kolam renang Taekas agar bisa dikelolah untuk menarik retribusi.

“FPG juga mendesak Pemda TTU agar kondisi fisik kolam renang Taekas yang sudah rusak berat itu segera diperbaiki supaya bisa dikelola untuk menarik penerimaan retribusi daerah bagi peningkatan PAD,” beber FPG
dalam Pemandangan Umum Fraksi Partai Golkar DPRD TTU Terhadap Pengantar Nota Keuangan Atas Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TTU Tahun Anggaran 2022 Dalam Masa Sidang I DPRD TTU Tahun Sidang 2023, Rabu (14/6).

FPG juga menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Femnasi yang mengusulkan sebuah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menampung anak-anak dari 265 KK di desa itu. Mengingat PAUD yang ada saat ini tidak mampu menampung lagi pertumbuhan banyak anak dari 265 KK tersebut. Bahkan jarak tempat bersekolah anak-anak dari 265 KK ke PAUD yang ada sekarang itu juga cukup jauh dari tempat asal mereka.

“Kalau bisa ditambahkan satu unit PAUD lagi sehingga memudahkan pelayanan bagi anak-anak pada Pendidikan usia dini,” usul FPG.

Sementara itu, masyarakat Desa Amol khususnya yang berdomisili tempat di Dusun Bonak mengeluhkan longsoran yang terjadi telah menimpa dan merusak WC, kamar mandi, dapur dari 3 KK dan dapur 2 KK serta rumah 3 KK juga nyaris merusak lagi dalam waktu dekat bila tidak segera dibantu penanganannya oleh Badan Penanggulan Bencana Daerah.

Tak cuma itu. Masyarakat di beberapa desa dalam Kecamatan Miomaffo Timur mengeluhkan pelayanan pemenuhan pupuk serta benih padi dan jagung bantuan dari Dinas terkait terkesan lambat didistribusikan. Bahkan pendistribusiannya baru terjadi ketika masyarakat sudah selesai tanam jagung dan padi di ladang yang telah disediakan.

“Jika terlambat maka kurang efektif bantuan pupuk, benih padi dan jagung tersebut. Untuk perbaikannya ditegaskan agar benih dan pupuk tersebut diturunkan tepat waktu. Jika tidak maka sia-sialah harapan dan cita-cita menanam padi dan jagung serta pemupukannya tepat waktu dan entah apa lagi,” kritik FPG. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments