Melki Mekeng Sebut Sri Mulyani Kena Apes Buntut Alphard Masuk Apron Bandara

by -123 views

Foto viral di internet, Toyota Alphard dan mobil Bea Cukai masuk apron bandara.

JAKARTA – Terungkap sudah, mobil Toyota Alphard yang masuk apron bandara diiringi mobil Bea Cukai ternyata adalah mobilnya Menteri Keuangan Sri Mulyani. Kabar itu viral seiring sorotan tajam publik ke Kemenkeu dan Bea Cukai. Momentum tertangkap kamera mobil Sri Mulyani dinilai Anggota Komisi XI DPR RI, Melchias Marcus Mekeng, sebagai momen apes.

Pemandangan viral yang terekam mata kamera ini diteruskan oleh Peter F Gontha, mantan Duta Besar RI untuk Polandia yang kini menjadi Ketua Dewan Pakar Partai NasDem.

“Ini pasti pejabat, lihat aja ada ajudan pakai baju putih pakai ransel, tipikal pejabat atau istrinya! Udah tahu netizen bergentayangan di seantero Nusantara, kok masih berani ya? Hai, pemerintah! Periksa dong! Siapa sih mereka,” tulis Peter di akun twiternya yang viral.

Pemerhati penerbangan Alvin Lie menjelaskan kepada detikcom, penjemputan di Apron hanya boleh menggunakan kendaraan yang sudah terdaftar dan menggunakan pelat nomor khusus airside. Apabila yang dijemput adalah VIP atau VVIP, yang dijemput hanya orangnya menuju ruang VIP/VVIP. Bagasi tetap melalui jalur normal, baru kemudian diambil oleh staf penjemput.

Apron adalah termasuk sisi ‘airside’ atau ‘sisi udara’. Hanya orang-orang yang bersertifikasi dan berizin saja yang boleh masuk ke airside atau tamu-tamu khusus yang didampingi pihak keamanan bandara (avsec).

Pengemudi kendaraan juga harus punya sertifikasi untuk berkendara di airside. Soalnya, ini adalah area berbahaya. Mobil perlu dilengkapi radio komunikasi agar tidak membahayakan pesawat dan pesawat tidak membahayakan kendaraan. Ada risiko kendaraan terkena jet blast atau semburan mesin jet.

Terlepas dari penjelasan Alvin Lie, ada pula aturan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Pada Pasal 435 dijelaskan:

“Setiap orang yang masuk ke dalam pesawat udara, daerah keamanan terbatas bandar udara, atau wilayah fasilitas aeronautika secara tidak sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf c dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).”

Ternyata Sri Mulyani

Ternyata, mobil Alphard yang masuk apron Bandara Soekarno-Hatta itu adalah mobil Menteri Keuangan Sri Mulyani. Namun, dia menyatakan masuknya mobil Alphard itu sah sesuai protokol, tidak sembarangan.

“Udah dijelasin ya ke Angkasa Pura, pertama itu adalah protokol yang diberikan kepada saya, kalau saya di Cengkareng itu biasanya memang sengaja ke kantor Bea Cukai untuk sekaligus menanyakan anak buah hari ini bagaimana,” kata Sri Mulyani di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (27/3/2023).

Sri Mulyani menyebut dirinya menggunakan waktu tersebut untuk berkomunikasi dengan jajaran Bea Cukai. Dia pun melakukan itu lantaran Bea Cukai berada di bawah Kementerian Keuangan.

“Sebagai pimpinan, saya biasanya dan ada kantor saya di sana untuk bisa berkomunikasi, berdiskusi dengan mereka sehingga kalau masuk bandara tetap mengikuti protokol bandara gitu ya,” tutur Sri Mulyani.

“Kalau bedanya yang lain tidak melakukan itu karena ada tempat sendiri, kalau saya karena Bea Cukai di bawah Kemenkeu jadi saya melakukan sekaligus merupakan kesempatan buat saya untuk berdiskusi ngecek ngobrol sama kepala kantor wilayahnya, mendengar apa-apa yang dilakukan,” sambungnya.

Dinilai Apes

Anggota Komisi XI DPR RI, Melchias Marcus Mekeng, menyinggung soal heboh mobil Alphard Sri Mulyani masuk apron bandar. Dia mengatakan apa pun yang diperbuat pasti akan dipermasalahkan karena Kemenkeu kini tengah dalam sorotan.

“Sampai-sampai ibu naik Alphard aja disorot, yang naik Alphard kayak ibu, bukan hanya ibu, seluruh menteri seluruh pengusaha banyak saya lihat, Bu. Turun dari pesawat langsung nyelonong ke bawah, saya lihat di bawah ditunggu. Cuma sekarang karena ibu diserang, apapun yang ibu lakukan pasti disorot,” tutur Mekeng di rapat kerja Komisi XI DPR bersama Menkeu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/3/2023).

“(Dari) netizen. Jadi ini istilahnya orang Betawi bilang lagi apes ini ibu, bener. Saya lihat di foto, di media sosial sih, potongannya sama, kecuali mata saya sudah ini. Jadi ini yang kena apes Bu Menteri. Bukan, Bu Menteri yang salah, saya sih masih meyakini Bu Menteri punya integritas,” imbuhnya.

Mulanya, dia menyoroti kasus pejabat pajak seperti Rafael Alun Trisambodo yang disorot publik. Kini, mobil Sri Mulyani juga disorot publik. (detik.com/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments