Buka Musda III PPNI Kota Kupang, Walikota Ingatkan Tak Boleh Ada Pemotongan Jasa Nakes

by -91 views


Wali Kota sudah menginstruksikan kepada jajaran di bawahnya untuk tidak melakukan pengurangan atau pemotongan apa pun dari jasa atau kesejahteraan para nakes.

KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) III Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Kupang Tahun 2022. Musda yang mengusung tema “Perawat Sebagai Investasi Menuju Kota Kupang Yang Sehat dan Sejahtera” itu berlangsung di Hotel Neo by Aston Kupang, Jumat (17/6).

Turut mendampingi Wali Kota, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rudi Priyono, SKM, M.Kes dan Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Daud N. Nafi, SSTP, MM.

Dalam sambutannya Walilota Jefri menyampaikan limpah terima kasih kepada para perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang telah membuktikan dedikasi dan kerja kerasnya, demi kesehatan masyarakat Kota Kupang, terutama selama pandemi covid-19. Dia mengakui perawat memiliki peran penting bagi pembangunan di Kota Kupang khususnya bidang kesehatan.

Sebagai kepala daerah Jeriko sangat menghargai kerja keras para perawat dan nakes lainnya dan terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan mereka. Bahkan Wali Kota sudah menginstruksikan kepada jajaran di bawahnya untuk tidak melakukan pengurangan atau pemotongan apa pun dari jasa atau kesejahteraan para tenaga kesehatan (nakes).

Wali Kota berharap agar Musda III PPNI Kota Kupang ini bisa melahirkan program-program yang menyentuh seperti pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme perawat bekerja sama dengan dinas terkait. Forum musda ini juga diharapkan dapat menghasilkan masukan dan usulan bagi Pemkot Kupang untuk kemajuan perawat serta peningkatan sarana dan pra sarana pada fasilitas kesehatan di Kota Kupang.

Ketua DPD PPNI Kota Kupang, Nikolaus N.Kewuan, S.Kep,Ns, MPH, menjelaskan, tema Musda “Perawat Sebagai Investasi Menuju Kota Kupang Yang Sehat Dan Sejahtera” ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Kupang, yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berakhlak, profesional dan berdaya saing (Kupang Sehat – Cerdas).

Menurut dia, Perawat sebagai bagian dari penggerak pembangunan kesehatan masyarakat harus dipandang sebagai investasi kesehatan masa depan bangsa. Pembangunan kesehatan masyarakat Kota Kupang diselenggarakan berdasarkan pada perikemanusiaan, pemberdayaan, kemandirian, adil dan merata serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan, antara lain ibu, bayi, anak, lanjut usia (lansia) dan keluarga miskin.

Melalui Musyawarah Daerah PPNI Kota Kupang Tahun 2022, mereka ingin memberikan ide-ide yang inovatif demi perbaikan dan peningkatan kesejahteraan anggota yang pada akhirnya dapat berpengaruh pada produktivitas kerja dalam mengisi pembangunan kesehatan khususnya keperawatan di Kota Kupang.

Ketua Panitia Musda III PPNI Kota Kupang, Agustinus Ara, menambahkan tujuan dari Musda antara lain, meningkatkan pemahaman peserta tentang perkembangan organisasi dan pengaruh kepemimpinan dalam perumusan kebijakan PPNI periode 2022-2027, menyepakati program kerja DPD PPNI Kota Kupang tahun 2022-2027 dengan mengacu pada Program Kerja DPW PPNI NTT tahun 2022-2027, memilih Ketua DPD PPNI Kota Kupang periode 2022- 2027 dan menyepakati rekomendasi Musda PPNI Kota Kupang.

Musda yang berlangsung selama dua hari, sejak Jumat (17/6) hingga Sabtu (18/6) itu, dihadiri secara langsung 100 orang peserta yang terdiri atas utusan DPK dan DPD PPNI, peninjau DPW PPNI Provinsi NTT serta panitia. Dari hasil Musda tersebut, Nikolaus N. Kewuan kembali terpilih menjadi Ketua DPD PPNI Kota Kupang periode 2022- 2027. (ans/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments