Fraksi Golkar Desak Pemerintah Jelaskan Realisasi PAD Yang Belum Capai Target

by -121 views

Suasana sidang DPRD Manggarai.

RUTENG, mediantt.com – Sikap kritis, obyektif dan proporsional (KOP) yang menjadi spirit Golkar benar-benar diwujudkan di parlemen. Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Manggarai pun memberi kritik yang proporsional terhadap Pemkab Manggarai. Salah satunya mendesak pemerintah menjelaskan realisasi PAD tahun 2021 yang belum mencapai target.

Dalam Pandangan Umum Fraksi Partai Golkar DPRD Manggarai terhadap Nota Keuangan atas Pertanggung jawaban Pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah Tahun 2021, dua pekan lalu, FPG berpendapat,
karena Pendapatan Asli Daerah terhadap realisasi pencapaian PAD yang belum mencapai target, maka perlu ada penjelasan dari pemerintah.

“FPG memberikan apresisasi kepada pemerintah terhadap beberapa rincian realisasi PAD yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya atau yang sudah mencapai target. Namun FPG meminta penjelasan eksekutif terhadap beberapa rincian realisasi PAD 2021 yang belum mencapai target,” demikian sikap FPG.

FPG menyebutkan, realisaai PAD 2021 yang belum capai target itu, diantaranya adalah: Pertama, Realisasi pencapaian penerimaan Pajak Daerah mengalami penurunan sebesar Rp14.249.331.177,00 atau 58,82% dari target anggaran setelah Perubahan sebesar Rp23.821.592.107,00. Karena itu Fraksi meminta penjelasan eksekutif.

Kedua, Realisasi Pencapaian Penerimaan Retribusi Daerah mengalami penurunan sebesar Rp.6.008.336.669,00 atau 58,58% darih targetanggaran setelah perubahan sebesar Rp.10.256.794.446,00.

Terhadap realisasi pencapaian dana perimbangan, FPG juga memberikan apresisasi kepada pemerintah atas beberapa rincian realisasi Dana Perimbangan yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya atau yang sudah mencapai target, diantaranya: Realisasi Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat sebesar Rp794.750.719.052,00 atau 99,47% dari anggaran setelah perubahan
sebesar Rp.799.005.586.925,00.

Juga, Realisasi Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Lainya sebesar
Rp.162.702.419.000,00 atau sebesar 100% dari anggaran setelah Perubahan sebesar Rp.162.702.419.000,00.

“Fraksi Partai Golkar memberikan apresiasi terhadap realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp.1.127.162.534.561,92 atau 92,43% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp.1.219.431.496.229,00,” tegas pandangan FPG yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Yoakhim Jehati, S.Ag dan Drs Konstantinus Naku selaku Sekretaris dan Pelapor.

Selain itu, FPG juga menyoroti pembiayaan daerah. Pada point pengeluaran Pembiayaan, Fraksi meminta penjelasan eksekutif
terkait penyertaan modal pada PDAM Tirta Komodo yang realisasinya mengalami penurunan sebesar Rp.5.241.000.000,00 atau52,41% dari anggaran setelah Perubahan sebesar Rp.10.000.000.000,00.

Dan, terhadap Sisa Lebih Perhitungan tahun anggaran 2021, SILPA berdasarkan Neraca terkait Sisa Kas di BUD per 31 Desember 2021sebesar Rp46.071.808.206,43, Fraksi juga meminta penjelasan eksekutif. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments