Sayonara Romo Leo, Selamat Datang Romo Noldi di Paroki Lamalera

by -297 views

Penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari Romo Leo kepada Romo Noldi.

LAMALERA, mediantt.com – Sang Pengkotbah berkata; “Segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk bertemu dan ada waktu untuk berpisah…” Itulah pesan iman yang menggambarkan suasana temu-pisah Pastor Paroki St Petrus dan Paulus Lamalera, dari Romo Leo Lewokrore kepada Romo Arnold Guna Koten, Minggu 1 Mei 2022. Sayonara Romo Leo, dan selamat datang Romo Noldi di Paroki Lamalera.

Perpisahan dan penyambutan itu dilakukan dalam ekaristi kudus, yang ditandai dengan serah terima jabatan kepada Romo Noldi — sapaannya– untuk memulai tugas reksa pastoral di Paroki yang memiliki tujuh stasi ini.

Romo Leo yang telah 11 tahun mengabdikan diri sebagai Imam Tuhan di Paroki Lamalera mendapat tugas baru sebagai Pastor Paroki Lewotobi, yang berpusat di Nurabelen, dengan tugas tambahan mengurus Yayasan Pendidikan Calon Imam, Seminari Sandominggo Hokeng.

“Segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk bertemu dan ada waktu untuk berpisah. Hari ini kita melambaikan tangan sayonara kepada Romo Leo yang telah melayani umat Paroki Lamalera selama 11 tahun. Dan, kita menyambut kedatangan Romo Noldi, pastor paroki yang baru,” kata Ketua Dewan Pastoral Paroki Lamalera, Alfons Guma Resing dalam sambutannya.

Dia juga atas nama umat Paroki Lamalera menyampaikan terima kasih atas pengabdian Romo Leo selama 11 tahun di Paroki Lamalera dengan segala dinamikanya. Ada perubahan yang dilakukan bersama tapi juga ada kekeliruan dan kekilafan. “Karena itu, atas nama umat pula, kami sampaikan permohonan maaf kepada Romo Leo atas kekeliruan tutur dan kelalaian sikap dan tindakan yang menyakitkan Romo Leo. Kita berpisah dan akan jauh di mata tapi selalu dekat di doa,” kata Guru SMPK APPIS Lamalera ini.

Romo Leo dalam kata hatinya menuturkan, 11 tahun adalah waktu amat berharga baginya untuk mengabdi kepada paroki Lamalera. “Banyak hal telah kita lakukan bersama. Yang baik silahkan dilanjutkan bersama pastor paroki yang baru dan yang belum bisa diperbaiki bersama. Lamalera telah memberi saya banyak pelajaran dalam tugas pastoral. Terimalah Romo Noldi untuk berjalan bersama,” kata Romo Leo.

Sementara itu, Romo Noldi, mantan pastor Paroki Waipukang, Ileape ini, berharap umat paroki Lamalera menerima dan mencintai dirinya untuk berjalan bersama membangun paroki. “Dalam perjalanan dari arah barat Lewoleba-Mingar-Lamalera, melintasi jalan yang buruk penuh bebatuan, saya berdoa, Tuhan… kapan batu-batu ini berubah menjadi roti? Inilah doa saya untuk memulai tugas pastoral di Paroki Lamalera,” kata imam asal Belogili, Tanjung Bunga ini.

Dia juga berterima kasih kepada seniornya Romo Leo yang telah mengbadi selama 11 tahun di Paroki Lamalera. “Terima kasih dan selamat bertugas di paroki yang baru,” ujarnya.

Romo Noldi dihantar oleh ratusan umat dari delapan stasi se-paroki Waipukang. Mereka tiba di paroki Lamalera dengan 8 mobil truk dan sepeda motor ketika umat Paroki Lamalera sedang merayakan ekaristi. Mereka lalu bergabung dan bersama-sama menyaksikan prosesi serah-terima jabatan dari Romo Leo kepada Romo Noldi. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments