Jokpro 2024 Kembali Gelar Aksi di Lima Titik Dukung 3 Periode dan Tolak Tunda Pemilu

by -110 views

Aksi mendukung 3 Periode dan menolak penundaan Pemilu 2024.

KUPANG – Jokpro 2024 kembali menggelar aksi mendukung 3 periode, dan menolak penundaan Pemilu 2024. Aksi ini secara serentak dilaksanakan di 5 titik Regional yaitu Sumatera Selatan (Musi Rawas Utara), Nusa Tenggara Timur (Kupang), Aceh (Lhokseumawe), Papua Barat (Sorong), dan Banten (Tangerang) Sabtu (9/4).

Di tengah bulan Ramadhan, para jaringan dan simpatisan Jokpro 2024 terpantau tetap semangat menggelar aksi tersebut. Ketua Jokpro 2024 Chapter Kabupaten Sorong Yohan
Nibra menyatakan bahwa aspirasi yang inginkan Jokowi 3 periode, menggaung dari Sabang hingga Merauke.

“Adanya aksi ini membuktikan bahwa banyak sekali rakyat Indonesia yang menginginkan Pak Jokowi maju lagi di 2024, dari Sabang sampai Merauke kita semua satu suara. Kami Jokpro 2024 Chapter Kabupaten Sorong bangga sekali menjadi bagian dari Jokpro 2024. Pembangunan infrastruktur Pak Jokowi untuk kami di Sorong, sudah lah itu paling top. Tidak ada Presiden yang seperti itu lagi,” ujar Yohan.

Yohan menambahkan, pada era pemerintahan Jokowi, pembangunan di Sorong dapat ditujukan sebagai pusat aglomerasi wilayah, pendukung kawasan industri dan pariwisata
dengan fokus pada pengembangan transportasi publik perkotaan, air minum yang bersih, sanitasi, drainase, hingga pengelolaan sampah dan limbah yang aman.

Ketua Umum Jokpro 2024 Baron Darnadono Wibowo bersyukur atas keteguhan dan konsistensi jaringan dan simpatisan Jokpro 2024 di seluruh Indonesia dalam mendakwahkan gagasan Jokowi 3 periode sekaligus menolak usul penundaan pemilu 2024.

“Saya sangat bangga dengan seluruh jaringan dan simpatisan Jokpro 2024 di seluruh Indonesia yang tetap semangat melakukan aksi walaupun sedang berpuasa ya, konsisten di tiap minggunya itu luar biasa demi menggaungkan Jokowi 3 periode sekaligus menolak usul penundaan pemilu 2024,” kata Baron.

Baron juga menambahkan, pihaknya mendukung penuh sikap presiden yang tegas meminta menteri dan pimpinan lembaga bicara soal wacana penundaan Pemilu 2024. Ia mengatakan bahwa sikap tersebut selaras dengan apa yang disuarakan Jokpro 2024 selama ini.

Baron menegaskan, wacana penundaan pemilu 2024 tidak produktif dan tidak ada cantolan hukumnya. “Tentu, kami Jokpro 2024 sepakat dan mendukung penuh sikap Presiden Jokowi yang meminta para menteri untuk berhenti bicara penundaan pemilu. Karena memang pada dasarnya Jokpro juga tidak setuju dengan penundaan pemilu. Perlu ditegaskan kembali, penundaan pemilu ini tidak ada cantolan atau dasar hukumnya. Lembaga apa yang
berhak menunda Pemilu?” pungkas Baron. (*/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments