Simpatisan Jeriko Kawal Ketat Muscab Serentak Partai Demokrat NTT

by -127 views

Simpatisan Jeriko ketika menggelar aksi unjukrasa beberapa waktu lalu.

KUPANG – Koordinator Simpatisan Jeriko NTT, Herison Arianto Kore, menanggapi serius rencana DPD Partai Demokrat NTT melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di tiga wilayah di NTT.

Menurut informasi yang beredar, Muscab Partai Demokrat NTT rencananya akan diselenggerakan pada akhir April 2022. Heri menegaskan, “Simpatisan Jeriko akan mengawasi secara ketat proses Musda Partai Demokrat di NTT,” kata Herison, Selasa (5/4).

Dia bahkan mengatakan, Simpatisan Jeriko mendukung penuh Muscab tersebut. “Mengapa kami dukung dan kawal, biar masyarakat luas tahu bahwa semua kejanggalan yang dilakukan partai ini, kita melihat dan merasakan bersama bahwa ada ketidakadilan yang dialami Bapak Jeriko dalam Musda Oktober 2021,” kata mantan Ketua BEM Unflor ini.

Menurut dia, jika dibiarkan terus maka elite partai ini akan putar ulang praktek buruk secara sistematis dalam Muscab serentak nanti, terutama rencana mereka untuk menyingkirkan para ketua DPC eks pendukung Jeriko saat Musda lalu.

“Dugaan kami, salah satu modus operasinya adalah dengan memberikan garansi bahwa kandidat penantang cukup mendapatkan minimal 20 persen suara sebagai syarat minimum PO Demokrat dan pasti DPP dan DPD PD NTT memenangkan calon yang memperoleh suara sedikit. Buat kami ini adalah praktek buruk demokrasi, ini masuk dalam wilayah kejahatan demokrasi,” ujar Heri.

Dia sangat sayangkan bahwa DPD PD NTT dibawah Kepemimpinan Leonardus Lelo ternyata tidak belajar dari kesalahan sebelumnya pada Musda Oktober 2021 dan bisa kembali melakukan kesalahan yang sama bahkan lebih buruk lagi. Jika demikian maka Demokrat NTT akan semakin terpuruk karena kepemimpinan yang lemah dan mengkhianati demokrasi.

Karena itu, lanjut Heri, Simpatisan Jeriko NTT bersama komponen mahasiswa dan aktifis lainnya di berbagai daerah di NTT menyatakan sikap untuk mengawal khusus pelaksanaan Muscab serentak. “Kami akan melakukan aksi damai kawal Muscab langsung di tempat penyelenggaraan Muscab serentak baik itu di Kabupaten TTS, Sumba Barat Daya dan Sikka atau di tempat lain manapun di penjuru NTT,” katanya.

Dia juga berpesan kepada semua komponen Simpatisan Jeriko yang dulu pernah berjuang untuk Partai Demokrat bersama Jeriko untuk terus menyerukan kepada segenap kader Partai Demokrat, pemilik hak suara Muscab yakni ketua-ketua DPAC dan para anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat, untuk jangan takut. “Harus berani menegakan marwah partai dan melakukan protes keras terhadap praktek demokrasi buruk yang sedang diikhtiarkan oleh DPD PD NTT dan antek-anteknya dalam penyelenggaraan muscab serentak,” tegasnya.

Hal ini ditempuh Simpatisan Jeriko sebagai upaya untuk terus mencari jawaban mengapa Jeriko dikalahkan dan apa saja kelemahan dan apa keunggulan Leonardus Lelo sehingga dia terpilih sebagai Ketua DPD. Padahal Jeriko adalah Pemenang Musda. “Jika jawaban itu belum kami dapatkan maka dimanapun kami akan terus mencari atau mengejarnya, baik lewat pertemuan atau aksi demonstran, termasuk mengawal proses muscab ini,” tegas Heri. (st)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments