PATER ALEX BEDING; NELAYAN DI LAUTAN LAIN TELAH PERGI

by -607 views

Oleh BRUDER EDEL ATALEMA, SVD

PATER ALEX BEDING, SVD adalah anak sulung dari 11 bersaudara (6 laki-laki dan 5 perempuan) dari Bapak Karolus Arakian Beding dan Mama Anna Nogo Nudek. Dia dilahirkan di Lamalera, 13 Januari 1924 dan meninggal dunia di Rumah Sakit Kewapante, Maumere, Kab. Sika pada Sabtu, 12 Maret 2022 pkl. 04.30 dalam usia 98 thn 59 hari.

Di kampung asalnya Lamalera dia mendapat orientasi pertama tentang hidup di antara batu karang, pantai pasir, deru angin, dan debur gelombang laut Sawu. Masa kecil yang dilewati di antara barisan sampan dan peledang-peledang nelayan Lamalera yang setiap musim melaut bertarung di tengah gelombang menangkap ikan paus, telah turut menempa hidupnya menjadi kokoh bagaikan batu karang, tapi sekaligus tetap penuh semangat seperti deru ombak yang terus-menerus menerjang pantai. Keuletan, ketabahan, dan semangat mencipta, telah menandai jalan hidupnya yang panjang sebagai imam, biarawan, dan misionaris, dan juga sebagai pendidik dan penulis yang bermutu.

Alex Beding, SVD ditahbiskan menjadi imam bersama kelima temannya (Fr. Frans Soleman – Manggarai, Fr. Leonardus Lewa – Riung, Fr. Hendricus Iku Betan – Waibalun – Fr. Stef Ozias Fernandes – Sika, Lela dan Fr. Gregorius Mantero – Larantuka) di Paroki Santo Mikhael Nita, Maumere pada tgl 24 Oktober 1951 oleh Mgr. Antonius Thijssen, SVD dan kini telah menutup ziarah hidup imamatnya yang ke- 70 tahun.

Dalam buku kenangan yang berjudul “Sosok Alumni Seminari Mataloko, Seribu Wajah Satu Hati” (2004) ditulis: Alex Beding, Sang Pembuat Sejarah. Sepuluh tahun lamanya P. Alex Beding mengabdi di Seminari Mataloko (1960-1970). Dia mendirikan “Akademi Santo Agustinus” sebuah wadah untuk melatih para siswa seminari berdiskusi, menyampaikan pikiran dan gagasan secara benar.
Untuk menyalurkan bakat menulis diterbitkan majalah sekolah dengan nama Florete. Tak terhitung banyaknya kegiatan pameran, pementasan seni dan budaya, terutama drama. Namanya kini terukir indah di Semanari St. Yoh. Berkhmans Mataloko dengan nama: Perpustakaan Alex Beding, SVD.

Selepas dari Mataloko dia mendirikan Penerbit Nusa Indah Ende. Di samping memproduksi buku-buku yang bermutu, diterbitkan juga dua majalah mingguan yakni Dian dan Kunang-kunang.

Seperti Yesus dari Nasaret, Alex Beding adalah anak tukang kayu. Dan seperti murid-murid pertama dari pantai tasik Galilea, Alex Beding adalah anak nelayan yang dipanggil dari pantai laut untuk menjadi nelayan di lautan lain, samudra mahaluas yang tak bertepi, yaitu Kerajaan Allah.

Doa yang ditulisnya dalam kartu kenangan ultah imamatnya ke-60 thn diberi judul: “Nelayan Di Lautan Lain”, sebuah saduran dari nyanyian rohani terkenal dalam bahasa Spanyol dengan kata-kata ini:

Tuhan, Engkau datang ke pantai Tasik
Engkau pandang dalam mataku
Dengan senyum Engkau sebut namaku
Di pantai telah aku tinggalkan jalahku
Bersama-Mu aku mau mencari lautan lain
Engkau kenal hidupku
Aku tak punya apa-apa
Kekayaanku adalah Engkau sendiri.

RIP. P. Alex Beding, SVD.
Selamat jalan ke Rumah Bapa dan terima kasih untuk semua pengabdianmu dalam Serikat Sabda Allah, Gereja, dan Bangsa.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments