Mekeng Inginkan Sikka Berubah, Saatnya Cari Pemimpin Berkarakter

by -154 views

Melchias Markus Mekeng, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI.

MAUMERE – Ada pesan politik menarik dari Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Melchias Markus Mekeng, ketika bertatap muka dengan kurang lebih 1.000 kader Golkar, simpatisan dan konstituen, Senin (14/2), di Maumere. Dia mengatakan, sudah saatnya Kabupaten Sikka berubah dengan mencari pemimpin yang berkarakter, dan tidak mementingkan diri dan keluarga.

“Sikka harus berubah, cari pemimpin yang punya karakter, yang tidak pikir diri dan keluarga,” tegas Melchias Markus Mekeng disambut tepuk tangan warga.

Bukan tanpa alasan Melchias Markus Mekeng menginginkan perubahan kepemimpinan di Kabupaten Sikka. Dia juga menyinggung sejumlah argumentasi yang melatarbelakangi cara pandangnya.

Kesejahteraan masyarakat petani, menjadi perhatian serius Melchias Markus Mekeng. Dia mendorong pola pikir dan semangat mengabdi bagi masyarakat petani. Dia mencontohkan bagaimana memanfaatkan tanaman jagung yang menjadi potensi besar di daerah ini.

“Kalau misalnya pemerintah di sini pintar, sarana seperti ini disiapkan, masyarakat menanam jagung, pemerintah bikin satu lembaga, beli hasil jagung, setelah itu jual ke Surabaya atau Sulawesi,” ujar wakil rakyat lima periode ini.

Pola pikir dan tata kelola seperti ini, sebut dia, harus dilakukan. Dengan demikian, masyarakat petani akan mendapatkan manfaat dan keuntungan, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan.

Menurut dia, konsep seperti yang dicontohkan, sebetulnya tidak terlalu muluk-muluk, dan mestinya bisa dilakukan di Sikka ini. “Tapi kalau penunjukkan kepala dinas berdasarkan bekas tim sukses, atau bekas temannya, bukan berdasarkan kemampuan, yah tidak akan maju daerah ini. Jadi, kasih jabatan, kasih konsep, kasih target. Itu baru pemimpin yang jelas,” tandas Fungsionaris DPP Partai Golkar ini.

Tim sukses, menurut dia, sudah selesai kepentingannya setelah proses politik berakhir. Selanjutnya tidak perlu lagi meminta jabatan.
“Penentuan kepala dinas biarkan sesuai mekanisme berdasarkan kemampuan,” tegas dia.

Mekeng juga mendorong kepala daerah di kabupaten harus memiliki konsep yang jelas, bukan malah sibuk dengan urusan-urusan yang tidak jelas.

Dia menyinggung kondisi Kabupaten Sikka saat ini, yang menurutnya tidak ada perubahan sama sekali. Dia mengaku melihat banyak infrastruktur jalan yang rusak, termasuk munculnya genangan air pada hampir banyak tempat. Padahal, kata Mekeng, menjadi pemimpin di Kabupaten Sikka sebenarnya tidak susah karena anggaran sudah tersedia. Seorang pemimpin harus merencanakan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

“Karena itu nanti ke depan, kita pilih pemimpin yang punya konsep jelas,” ajak Melchias Markus Mekeng.

Dalam momentum tatap muka ini, Melchias Mekeng juga berkesempatan menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 12 kelompok tani di Kabupaten Sikka. Selain itu, Melchias Markus Mekeng juga membagikan 650 paket sembako. (ssc/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments