Besok Simpatisan Jeriko Datangi Polda NTT, Tuntut Bubarkan Kegiatan Demokrat

by -297 views

Simpatisan Jeriko membakar atribut Partai Demokrat karena kecewa Jeriko kalah dari Leo Lelo, awal Januari lalu.

KUPANG, mediantt.com – Leonardus Lelo belum nyaman menjadi Ketua Partai Demokrat NTT. Masih ada protes dari massa simpatisan Jeriko. Kemelut di tubuh Partai Demokrat pun masih terus berlanjut pasca penetapan Leonardus Lelo sebagai Ketua oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), awal Januari lalu.

Penetapan tersebut dinilai janggal karena Leonardus Lelo kalah jumlah perolehan suara dari Jefri Riwu Kore dengan skor 12-11. Karena itu ratusan massa simpatisan Jefri Riwu Kore (Jeriko) akan mendatangi Mapolda NTT guna menyampaikan beberapa poin tuntutan. Salah satunya melarang kegiatan Partai Demokrat di NTT sebelum ada klarifikasi dan penjelasan resmi oleh Ketua Umum AHY tentang situasi tersebut.

Aksi simpatisan Jeriko tersebut akan berlangsung Kamis (3/2/2022) besok.

Informasi tersebut disampaikan koordinator aksi damai simpatisan Jeriko, Herison Arianto Kore, Rabu (2/2).

Dia membeberkan poin yang akan disampaikan adalah; pertama, menuntut AHY untuk mengklarifikasi mengapa sehingga Jeriko kalah. Padahal perolehan suaranya unggul atas Leo Lelo. Kedua, mendesak agar pengurus Partai Demokrat untuk tidak melakukan langkah apapun sampai AHY menjelaskan tentang proses yang sedang berjalan.

Ketiga, simpatisan Jeriko akan mengejar sampai di manapun kegiatan Partai Demokrat yang dilakukan di NTT selama belum ada penjelasan resmi dari AHY tentang mengapa Jeriko kalah dalam proses demokrasi, termasuk kegiatan konsolidasi kader yang akan berlangsung pada Sabtu (5/2).

Menurit dia, mengingat polemik berkepanjangan ini belum tuntas, simpatisan Jeriko meminta dan mewanti-wanti agar Polda NTT membatalkan kegiatan Partai Demokrat yang akan berlangsung pada Sabtu (5/2) di Kota Kupang.

“Kami menolak keras kegiatan apapun yang dilakukan Partai Demokrat di NTT. Kami meminta dan mendesak kepolisian dan Kapolda untuk membatalkan kegiatan Partai Demokrat dengan alasan penegakan Kamtibmas,” kata Heri.

“Karena hal ini bisa menimbulkan persoalan serius di Kota Kupang bahkan NTT, karena belum ada rekonsiliasi dan mediasi oleh Ketua Umum AHY. Kami mengingatkan kepada pengurus Partai Demokrat, selama persoalan ini masih menggantung, jangan dulu membuat euforia berlebihan di daerah ini. Kami tunggu ketua umum AHY mengklarifikasi kejadian ini,” tegasnya lagi.

Heri juga mengajak seluruh simpatisan pecinta Jeriko untuk bergerak bersama dalam aksi damai tersebut. Aksi ini akan dimulai dari titik kumpul di Taman Nostalgia, Jalan Frans Seda, Kamis (3/2) pukul 10:00 Wita, kemudian massa akan long marc menuju Mapolda NTT. “Kami juga mengajak semua simpatisan pecinta Jeriko di Kota Kupang untuk bergabung bersama dalam aksi damai tersebut,” katanya. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments