PADMA Bentuk Tim Investigasi Cari Aktor Intelektual Dibalik Pelantikan Wabup Ende

by -138 views

Gabriel Goa

KUPANG, mediantt.com – Polemik soal pelantikan Wakil Bupati Ende Erik Rede yang bermasalah, juga memantik perhatian Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia. PADMA malah telah membentuk tim investigasi untuk mencari tahu aktor intelektul dibalik pelantikan tersebut. Sebab pelantikan itu tidak sah karena ada surat pembatalan dari Depdagri.

Dalam rilis PADMA Indonesia yang diterima media ini, Senin (31/1/2022), PADMA Indonesia bekerja sama dengan Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, juga insan pers yang independen dan berintegritas, sudah membentuk Tim Investigasi Khusus Pilwabup Ende.

Rilis yang diteken Gabriel Goa sebagai Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia dan Ketua KOMPAK Indonesia itu menyebutkan bahwa tim ini menyasar beberapa fokus investigasi.

Pertama, melakukan investigasi khusus di Ende, Kupang dan Jakarta tentang proses, cara dan prasyarat formil maupun materil dalam Pilwabup Ende.

Kedua, melalui KOMPAK Indonesia melakukan investigasi khusus terkait dugaan politik transaksional dalam Pilwabup Ende.

Ketiga, bekerja sama dan berkoordinasi serius dengan pihak Ombudsman RI, Komnas HAM, Komisi II DPR RI, Komisi III DPR RI dan KPK RI untuk mengungkap aktor intelektual yang bermain dalam Pilwabup Ende.

Seperti diberitakan, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat telah melantik Erik Rede menjadi Wakil Bupati Ende, Kamis (27/1/2022) malam. Pelantikan itu dipercepat sehari dari jadwal sebelumnya yang sudah dikeluarkan Sekda Ende.

Pelantikan itu juga ramai  diperbincangkan karena Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen OTDA tanggal 27 Januari 2022 lebih awal menarik dua SK Mendagri yaitu SK No.132.53/879/OTDA tanggal 25 Januari 2022 dan SK No. 132.53-67 Tahun 2022 tanggal 19 Januari 2022 sebagai dasar pelantikan Wakil Bupati Ende. (*/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments