Turunkan Harga Minyak Goreng Rp14 Ribu, Anggota DPR Sebut Airlangga Pemimpin Prorakyat

by -179 views

Nusron Wahid

JAKARTA, mediantt.com – Anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid memberikan apresiasi atas gebrakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang berhasil menurunkan harga minyak goreng.

Melonjaknya harga minyak goreng hingga mencapai Rp 25.000 per liter, akibat naiknya harga CPO serentak kemarin, harus seragam menjadi Rp 14.000 di level konsumen rumah tangga.

Untuk menutup selisih harga itu, Menko Perekonomian menggunakan instrumen subsidi dari dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPD PKS) sampai Rp 7,5 triliun.

“Kebijakan ini menampakkan kalau Pak Menko ini seorang pemimpin dan pembantu presiden yang prorakyat, paham akan jeritan rakyat akibat melambungnya harga minyak goreng, yang sudah menjadi salah satu bahan pokok rakyat,” ujar Nusron Wahid, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan beberapa asosiasi produsen minyak makanan di Komisi VI, Rabu (19/2/2022).

Sebagaimana kita ketahui, akibat kenaikan harga CPO di tingkat dunia, harga minyak goreng melambung dan menimbulkan gejolak di kalangan ibu-ibu rumah tangga.

Menurut Nusron, sejak awal, pola operasi pasar yang sempat dipilih Menteri Perdagangan tidak pas. Sebab, diskriminasi harga pasti akan menimbulkan moral hazard.

Namun dengan kebijakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, di mana harga dipatok di level Rp 14.000, itu mencerminkan keadilan yang merata bagi rakyat. Apalagi, subsidinya tidak diambilkan dari APBN, melainkan dari dana iuran pengusaha kelapa sawit, yang dikelola oleh BLU BPD PKS.

“Kebijakan ini win win solution. Kondisi fiskal aman karena tidak terbebani subsidi. Rakyat selaku konsumen pun menjadi sejahtera karena bisa beli minyak goreng dengan harga wajar, kendati di tengah-tengah naiknya harga CPO dunia. Ini namanya konsep keadilan,” tegas Nusron. (dtc/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments