Inche Sebut Wajah NTT Terus Berubah Selaras Perkembangan Zaman

by -233 views

Wakil Ketua DPRD NTT, DR Inche Sayuna

KUPANG, mediantt.com – Wakil Ketua DPRD NTT, Dr Inche P. Sayuna, punya catatan dan refleksi kritis atas hari bersejarah, HUT NTT ke-63, 20 Desember 2021. Bagi politisi Golkar ini, dari waktu ke waktu provinsi kepulauan ini terus berubah dan terus mengalami kemajuan selaras perkembangan zaman.

Dalam pernyataan persnya yang diterima mediantt.cllom, Senin (20/12), Sekretaris Golkar NTT ini menuturkan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) NTT harus dimaknai dengan sejenak menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan referensi untuk menapaki masa kini dan masa yang akan datang.

Sebab, menurut Srikandi asal TTS ini, sejak dibentuk pada 20 Desember 1958, kini Provinsi Nusa Tenggara Timur menginjak usia yang ke-63 tahun. Berbagai ikhtiar pembangunan terus dilakukan oleh tokoh-tokoh hebat yang pernah menahkodai daerah yang dijuluki Bumi Flobamora, Nusa Terindah Toleransinya.

“Artinya selama 63 tahun, Provinsi NTT telah dipimpin oleh lebih kurang tujuh putra terbaik daerah ini dan dari tahun ke tahun, wajah NTT terus mengalami kemajuan yang selaras mengikuti perkembangan zaman,” kata Inche.

Menurut dia, beragam torehan prestasi dan capaian pembangunan telah dipersembahkan oleh gubernur-gubernur sebelumnya hingga saat ini. Walaupun tidak dapat disangkal, berbagai persoalan yang melilit daerah ini telah menempatkan NTT urutan ketiga dalam barisan 10 besar daerah termiskin di Indonesia pada skala nasional. “Bahkan lima kabupaten di NTT masuk dalam kategori termiskin ekstrim. Itu artinya masyarakat NTT masih bergumul dengan kebutuhan dasar di zaman seperti ini. Sungguh sangat memilukan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, pada tahun 2020-2021 akan selalu ada dalam ingatan masyarakat sebagai tahun yang penuh hikmah dan kenangan. Selain meninggalkan kenangan pandemi Covid-19 yang meluluh-lantahkan kesehatan dan perekonomian di daerah ini, juga NTT dihantam badai Seroja yang merusak infrastruktur di daerah ini bahkan sampai menelan korban jiwa.

“Kedua peristiwa ini juga telah mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit. Dalam ancaman pandemi dan badai Seroja, kita hanya punya satu pilihan, yaitu bersatu. Perbedaan setajam apapun kita tepikan. Lalu kita gantikan dengan kolaborasi dan saling melengkapi,” urai Inche, meyakinkan.

Karena itu, pada momentum hari ulang tahun NTT yang berbahagia ini pula, dia berharap pemerintah akan merayakan catatan sejarah baru kelahiran sejumlah terobosan di NTT dengan penguatan terhadap ekonomi lokal dan menggerakkan investasi untuk lebih bergairah lagi.

“Sektor UMKM yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi lokal harus benar-benar ditopang dengan berbagai kebijakan yang memungkinkan mereka bisa lebih bergairah lagi untuk berusaha,” imbuh Dr Inche Sayuna. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments