Uskup Larantuka: Harus Ada Solusi Untuk Bantu Masyarakat Korban Bencana

by -251 views

Uskup Larantuka Mgr Frans Kopong Kung pose bersama peserta sharing.

LEWOLEBA, mediantt.com – “Terus terang, pertemuan untuk sharing, saling mendengar pendapat ini saya akhirnya merasa sesak nafas. Kita menghadapi problem kemanusiaan yang berat. Dengar tadi sharing ternyata tidak mudah. Tetapi ketika saya mendengar ‘Caritas’ dengan sistem yang dibangun, struktur yang dibuat, itu tidak ada soal yang dibiarkan begitu saja tanpa solusi. Segala sesuatu mesti ada solusinya”.

Demikian penegasan Uskup Keuskupan Larantuka, Mgr, Fransiskus Kopong Kung, Pr, pada malam sharing, dengar pendapat antara Yayasan Caritas Indonesia, Keuskupan Larantuka dan Pemerintah Kabupaten Lembata, seperti dirilis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lembata.

Sharing yang berlangsung di Aula Gereja Paroki St. Maria Beneeux Lewoleba, Senin (29/11/21) ini, membicarakan tentang kondisi, kebutuhan dan bantuan-bantuan yang wajib diberikan untuk masyarakat korban bencana Ile Ape.

Uskup Larantuka menyampaikan bahwa semua yang terkait kemanusiaan harus ada solusinya. Kehadiran gereja bukan untuk mengatakan bahwa gereja lebih baik dari pemerintah. Kehadiran gereja untuk berkolaborasi dengan pemerintah agar semua masyarakat korban dapat disentuh. Harus dipahami bahwa daerah dan juga negara sedang mengalami kesulitan anggaran akibat covid-19, tetapi menurut yang mulia Uskup Larantuka, mesti ada solusi bersama yang dibuat karena kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat korban bencana wajib dipenuhi.

Sementara Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapobali, mewakili Bupati Lembata dalam sharing itu membeberkan pekerjaan yang telah, sedang dan akan dilakukan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk masyarakat korban bencana.

Menurut dia, masih begitu banyak kebutuhan masyarakat korban bencana yang harus dipenuhi tetapi Pemda saat ini sedang mengalami kesulitan anggaran akibat dialihkannya sebagian besar anggaran untuk penanganan covid-19.

Untuk itu, Paskalis Tapobali menyampaikan banyak terima kasih kepada Yayasan Caritas Indonesia yang bekerjasama dengan Keuskupan Larantuka, yang telah membantu membangun 125 unit rumah hunian tetap bagi masyarakat Lamagute, Ile Ape. Ia berharap kedepannya tetap terjalin kerjasama yang baik antara Yayasan Caritas, Keuskupan Larantuka dan Pemda Lembata agar solusi terbaik dapat diberikan bersama untuk membantu masyarakat korban bencana.

Malam sharing yang berlangsung hampir dua jam itu selain dihadiri uskup Larantuka dan Sekretaris Daerah, Paskalis Tapobali, hadir juga Uskup Emeritus Palembang, Sudarso, Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero, Direktur Yayasan Caritas Indonesia, Romo Fredy, Romo Vikjen Gabriel Unto Dasilva, Deken Lembata, para Imam baik dari Komsos Keuskupan Larantuka maupun Dekenat Lembata serta beberapa Kepala OPD. (pei/jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments