VBL Hanya Berniat Bangun Peternakan di Sumba Timur untuk Rakyat

by -1,226 views

Gubernur VBL bersama Tim Asiabeef ketika meninjau lahan di Desa Kabaru, Sumba Timur untuk pengembangan Sapi Wagyu, Sabtu (27/11/2021).

KUPANG, mediantt.com – Heboh soal perdebatan antara Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dengan Umbu Maramba Hawu, masih viral di jagat maya. Namun Gubernur VBL cuma berkata; niatnya hanya untuk membangun peternakan bagi kesejahteraan rakyat.

“Kehadiran saya sebagai gubernur itu untuk membangun, merubah cara pandang rakyat. Tidak untuk kepentingan pribadi atau keluarga, tapi untuk keaejahteraan rakyat Sumba Timur dan NTT umumnya,” kata Gubernur VBL kepada media usai menghadiri paripurna DPRD NTT, Senin (29/11).

Dia mengatakan, seharusnya tidak terjadi kasus di Sumba Timur itu kalau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Badan Aset Daerah NTT telah berkoordinasi dengan rakyat sebelum gubernur ke lokasi. “Saya akan panggil instansi terkait untuk minta penjelasan tentang status aset tanah di Sumba Timur itu. Saya pastikan besok (hari ihi, red) mereka dipanggil. Semoga tidak ada yang sedang punya kepentingan dalam kasus ini,” kata politisi NasDem ini.

VBL malah menegaskan, semua pemangku kepentingan di pemerintahan harus punya hati yang tulus untuk membangun NTT dan tidak ada kepentingan lain. “Kita harus punya hati yang tulus untuk membangun NTT. Jangan hanya mau dekat dengan gubernur tapi tidak punya hati yang tulus,” kata Gubernur VBL.

Tujuan Mulia

Ketika mengunjungi lahan milik Pemprov NTT di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kabaru, Sabtu (27/11/2021), Gubernur VBL mengatakan, pihaknya punya rencana besar mengembangkan peternakan sapi wagyu di Desa Kabaru, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur.

“Peternakan sapi Wagyu ini diharapkan mampu memenuhi 50 persen kebutuhan daging premium di Indonesia. Kita bangun peternakan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumba dan NTT umummya,” kata Gubernur VBL, dikutip dari laman selatanindonesia.com

Salah satu pendiri Partai NasDem ini mengatakan, dalam waktu dekat bibit sapi wagyu segera tiba di Sumba sehingga kesiapan lahan range di UPT Kabaru harus dapat dipastikan siap digunakan saat bibit sapi tersebut tiba. “Kita perlu persiapkan tanah ini secara baik untuk bisa mengembangkan peternakan sapi yang akan menghasilkan daging premium yang mahal harganya,” tegas VBL.

Karena itu, untuk memastikan kawasan itu layak menjadi lokasi pengembangan ternak sapi wagyu, Pemprov NTT menggandeng PT Asiabeef yang sudah mulai mengembangkan peternakan sapi unggul di Desa Laijangga, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur sejak tahun 2015.

“Pemerintah perlu kerja sama dengan pihak yang punya keahlian mengurus sapi wagyu ini sehingga kita gandeng PT Asiabeef untuk bantu pemerintah,” tegasnya.

Tentang adanya perwakilan masyarakat setempat yang mempertanyakan kejelasan manfaat pengembangan sapi wagio bagi masyarakat yang disampaikan Umbu Maramba Hawu, Gubernur Laiskodat menegaskan, pengembangan peternakan sapi wagyu dilakukan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat Sumba dan NTT umumnya.

“Masyarakat setempat akan dilibatkan sebanyak mungkin sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang dibutuhkan, termasuk mengikutkan anak-anak muda di sekitar lokasi dalam pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan sehingga dapat berpartisipasi secara langsung dalam program pengembangan sapi wagio ini, katanya.

Perwakilan PT Asiabeef, Gustavo mengatakan, sapi wagyu sudah dapat dijual atau dipotong pada usia dua tahun. Namun untuk kepentingan pengembangan peternakannya, pada saat sapinya berusia dua tahun akan dilakukan perkawinan untuk mendapatkan sapi generasi baru, lalu akan mulai dijual setelah berusia tiga tahun. “Dua tahun sudah bisa dipotong, tetapi disini tahun kedua kita kasih kawin dulu dan tahun ketiga baru mulai dijual,” sebut Gustavo.

Ia menjelaskan, paling lambat sapinya tiba di Sumba pada Februari 2022 sehingga kesiapan lahan dan rumput sudah harus dipersiapkan secara maksimal. “Sapinya ada 100 ekor yang akan datang pertama ini, jadi kita persiapkan dengan baik agar bisa mulai dikembangkan,” ujarnya. (jefry)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments