Besok Tim BPBN Pusat ke NTT, Bala Wukak Laporkan Lembata Evakuasi Tujuh Jenazah

by -520 views

Melkiades Laka Lena

KUPANG, mediantt.com – Ketua Golkar NTT yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena, bertindak cepat, menyikapi bencana alam yang sedang melanda NTT saat ini. Melki memastikan Senin (5/4) besok, tim Badan Penanggulagan Bencana Nasional Pusat akan tiba di NTT.

“Besok pagi (Senin, red) tim BNPB pusat tiba dari Jakarta ke NTT untuk memastikan bantuan dan dukungan untuk penanganan bencana di NTT,” kaka Melki Laka Lena di Kupang, Minggu (4/4).

Melki mengatakan, sudah mengontak Ketua BNPB Doni Munardo dan tim BNPB pusat dan Senon besok dari Jakarta ke NTT.

Melki juga meminta seluruh jajaran Partqi Golkar di semua kabupaten/kota untuk menggerakkan kekuatan golkar dalam penanganan bencana ini.

“Saya minta tim kecil FPG DPRD NTT dipimpin Pak Hugo, Bu Inche, Pak Ansor dan Pak Hoat, agar secara aktif memastikan respon FPG DPRD NTT dan FPG DPRD tingkat II se-NTT memadai dan terukur membantu Pemda Provinsi dan kabupaten/kota seNTT bersama pihak terkait bekerja cepat dan sinergi. Semoga usaha dan ikhtiar kita diberkati Tuhan dan di lancarkan dlm sinergi dengan semua pihak terkait,” tegas Laka Lena.

Evakuasi 7 Jenazah

Dari Lembata, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Lembata melaporkan, Pemkab Lembata sedang melakukan evakuasi 7 jenazah korban banjir di Ile Ape. Sementara yang lain masih tertimbun longsor.

“Untuk desa-desa sekeliling ile ape sulit dijangkau karena semua akses jalan putus ke desa yang terkena banjir, yang berhadapan dengan laut lepas sebelah utara yang gelombangnya tinggi,” kata Piter Bala yang juga Sekretaris Golkar Lembata ini.

Menurut dia, saat ini tim lagi berusaha memikul mayat untuk bisa di akses lewat laut di teluk Hadakewa yang gelombangnya relatif kecil. “Saat ini hujan masih terus mengguyur Lembata. Mohon doanya,” kata Piter.

Asal tahu, di lokasi, banjir yang berasal dari gunung Ile Lewotolok membawa batu-batu besar, gelondongan kayu, dan lumpur tebal. Proses evakuasi korban luka-luka dan warga yang selamat masih dilakukan secara manual.

Pasalnya, batu-batu besar, gelondongan kayu dan lumpur yang berasal dari gunung membuat akses jalan di wilayah tersebut putus total. Beberapa jalan yang putus berada di wilayah desa Waowala, Tanjung Batu, Amakaka dan Lamawara. Kendaraan dari Lewoleba hanya bisa sampai di desa Waowala.

Sampai saat ini, korban meninggal masih dalam proses pendataan. Personil TNI, Polres Lembata, Pos Angkatan Laut, BPBD Kabupaten Lembata dan warga bergotong royong mengevakuasi korban dan warga yang selamat.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen, Ketua DPRD Lembata Petrus Gero dan Sekda Lembata Paskalis Tapobali tampak turun langsung ke lokasi bencana. (*/jdz)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments