AFPG Malaka akan Bahas Pemasaran Produksi Kelor di Desa Haliklaran

by -130 views

Petrus Nahak

BETUN, mediantt.com – Budidaya tanaman marungga atau kelor di Desa Haliklaran, Kecamatan Weliman, kabupaten Malaka, kini mulai dipanen. Namun masih ada kendala dalam pemasaran. Karena itu, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Malaka akan membahas hal ini dengan dinas terkait.

“Berkaitan dengan pemasaran, nanti kita dorong untuk dibahas melalui Komisi II DPRD Malaka yang bermitra dengan Dinas Pertanian. Apalagi di Komisi II itu ada tiga orang anggota Fraksi Partai Golkar,” kata Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Malaka, Petrus Nahak, kepada mediantt.com, Kamis (25/3).

Ia menyebutkan, tiga anggota Fraksi Partai Gollar yang ditugaskan di Komisi II adalah Markus Bria Berek selaku wakil ketua komisi, Raimundus Seran Klau dan Marselina Febiyanti Fanu, sebagai anggota. “Kita akan minta anggota fraksi kita untuk membahas bersama dinas terkait, yang tentu punya jaringan pemasaran,” kata Piet Nahak.

Asal tahu, di Desa Haliklaran, telah tumbuh usaha budidaya tanaman marungga/kelor di atas areal seluas 4 hektare. Usaha itu melibatkan sekitar 50 petani dalam Kelompok Tani Tunas Keladak. Setelah memulai penanaman pada Desember 2019, tamanan kini mulai dipanen.

Piet Nahak juga mengatakan, fraksi golkar sangat mendukung budidaya kelor oleh Kelompok Tani Tunas Keladak di Desa Haliklaran. Sebab, marungga atau kelor itu, selain untuk peningkatan ekonomi masyarakat, kelor juga sangat baik untuk peningkatan gizi, baik untuk bayi, balita, ibu hamil, bahkan untuk konsumsi sebagai sayuran untuk semua kalangan.

“Kita akan dorong agar pemasaran bisa diatur sehingga ekonomi keluarga petani semakin baik,” tegasnya. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments