GKH Wujudkan Kota Kupang Layak Huni, Walikota: Terima Kasih Mitra

by -263 views

KOTA KUPANG – Pemerintah Kota Kupang kembali melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, tepatnya di lokasi Jembatan Petuk II, Sabtu (11/7). Aksi yang dimotori oleh tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) ini merupakan salah satu program yang dijabarkan dari misi Wali Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota yang layak huni.

Sejumlah pihak dilibatkan langsung dalam gerakan itu. Turut hadir Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman Atmaja, Kepala OJK Kupang, Robert Sianipar, Plt. Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bersama para direktur, Kajari Kupang Max Oder Sombu, Dandim 1604, Anggota DPD RI sekaligus KEtua TP PKK Kota Kupang, Hilda Riwu Kore Manafe, K,etua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, Penjabat Sekda Kota Kupang, para Asisten Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta para camat dan lurah. Hadir juga sejumlah sponsor GKH, pimpinan perusahaaan, hotel, rumah sakit swasta dan toko.

Acara tersebut dimulai dengan gowes sepeda bersama dari depan Kantor Bank Indonesia Perwakilan NTT dan finish di Jembatan Petuk II. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon oleh sejumlah perusahaan dan penyerahan plakat dan piagam penghargaan bagi para sponsor sebagai tanda terima kasih atas partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Diketahui bahwa GKH merupakan program yang tidak menggunakan APBD Kota Kupang dan hanya merupakan bentuk sumbangan dari sejumlah sponsor baik lembaga, instansi maupun perusahaan swasta yang ada di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, menjelaskan, GKH adalah satu gerakan mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan. Gerakan ini mencakup tiga tujuan utama, yakni menghindari sampah plastik, menanam air dan menanam pohon. “Melalui tim kecil yang berjumlah delapan orang ini kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menghijaukan kota ini. Delapan orang inilah yang menggerakan kegiatan ini. Saya atas nama pribadi mengucapkan trima kasih atas kerja keras dari tim ini,” ujar Jeriko.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini menjelaskan, GKH merupakan jabaran visi-misi di masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man. Misi tersebut adalah menjadi Kota Kupang bersih, hijau dan layak huni, “Menanam pohon ini tidak hanya sekedar untuk menghijaukan kota kita saat ini, tapi juga merupakan investasi berharga untuk masa depan terutama untuk anak-cucu kita kelak,” tegasnya.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensuport dana dan membeli paket pohon yang ditawarkan Tim GKH. Kepada para sponsor dia berjanji akan merawat semua pohon dan menjamin tumbuhnya pohon-pohon tersebut dengan melibatkan pihak ketiga untuk pemeliharaan. Sebelumnya Wali Kota juga menyampaikan tentang rencana Pemkot Kupang membentuk UPTD Taman yang nantinya turut membantu pemeliharaan pohon-pohon yang sudah ditanam di seputar Kota Kupang.

Ketua Tim GKH Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, gerakan ini dipadukan dengan peringatan HUT Bank Indonesia ke-67 dan HUT Bank NTT ke-58. Gerakan ini untuk menerjemahkan program Wali Kota Kupang untuk menanam pohon.

Plt. Dirut Bank NTT ini menambahkan, Wali Kota Kupang telah memberikan tanggung jawab kepada dirinya bersama tim dengan tiga program utama yakni mengurangi sampah plastik, menanam air dan menanam pohon, “Aksi ini akan membuat kota ini bersih dari sampah plastik, ramah lingkungan dan bermanfaat untuk meningkatkan potensi air dalam tanah,” katanya.

Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih bagi semua pihak yang telah memberikan sumbangan untuk mendukung Gerakan Kupang Hijau. Para sponsor tersebut antara lain Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK), DPD REI, instansi dan perusahaan swasta lainnya. Tercatat kurang lebih 70-an sponsor telah berpartisipasi mendukung program ini dengan cara membeli paket pohon yang mereka tawarkan.

Alex berharap, gerakan hari ini tidak sebatas menanam namun mampu merawatnya hingga tumbuh subur di Kota Kupang “Kita akan terus menanam hingga 2.000 pohon di sekitar lokasi ini, semoga gerakan ini bermanfaat untuk lingkungan dan masa depan kota ini,” tegasnya.

Aksi GKH dengan gowes dan tanam pohon bersama ini ternyata disambut antusias oleh segenap warga Kota Kupang. Dapat terlihat sejak garis start gowes di depan Kantor Perwakilan BI, jalan El Tari. Semula panitia memperkirakan hanya 50-an peserta yang ikut dalam gowes tersebut. Ternyata jumlah peserta yang ikut jauh lebih banyak dari perkiraan. Demikian pula di lokasi penanaman di seputaran Jembatan Petuk II yang dipadati oleh warga dari segenap penjuru Kota Kupang. (*/st

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments