Rencana Semau Gabung ke Kota Kupang Perlu Kajian Integral

by -271 views

KUPANG – Rencana Kecamatan Semau dan Semau Selatan, Kabupaten Kupang, bergabung dalam wilayah Pemerintahan Kota Kupang terus dikaji agar sesuai dengan prosedur administrasi tata kelola pemerintahan. Wagub minta ada kajian integral dengan mengedepankan prinsip pemerintahan yang adil.

“Karena itu, segala pengurusan tata kelola wilayah harus bisa mendorong kesejahteraan masyarakat,” tegas Wakil Gubernur NTT, Drs Josef A. Nae Soi, MM dalam Seminar Kajian Pengalihan Wilayah Administrasi Kecamatan Semau dan Kecamatan Semau Selatan dari Kabupaten Kupang ke Kota Kupang, Rabu (8/7/2020).

Sebagaimana diketahui, seminar tersebut dilaksanakan atas kerjasama Badan Pengelola Perbatasan NTT dan Universitas Nusa Cendana Kupang.

“Semua kita memiliki wilayah dan pemerintah dan satu negara memerlukan adanya wilayah masyarakat dan pemerintah. Pengelolaan wilayah dan pemerintahan harus mengutamakan kesejahteraan rakyat. Tidak boleh lupa itu. Perhatikan juga seluruh aspek kebutuhan masyarakat,” ujar Wagub Nae Soi.

Wagub berharap rencana penggabungan Semau ke Kota Kupang harus dikaji secara integral dengan mengedepankan prinsip-prinsip pemerintahan. “Kesejahteraan masyarakat merupakan kepentingan umum yang harus kita lihat. Tata kelola harus baik; mulai dari norma, prosedur hal-hal teknis mekanisme dan administrasinya. Karena itu, dalam tata kelola wilayah harus ada kajian integral serta prinsip pemerintahan yang baik dan benar,” pinta Wagub Nae Soi.

Dijelaskan, tugas pemerintah dalam hukum administrasi adalah memberikan kemakmuran dan kesejahteraan berdasarkan keadilan dalam suatu negara. Dimana ada hukum maka ada keadilan. Karena itu, peran Gubernur dan Wakil Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah adalah memberikan binaan dan pengawasan sesuai dengan norma, prosesur, dan kriteria.

“Maka sebagai Pemprov kita minta pihak Universitas Nusa Cendana untuk melihat dan mengkaji dengan melakukan penelitian dan seminar supaya kita bisa memiliki suatu data yang menunjukan norma, prosedur dan kriteria. Sebab administrasi modern dalam pemerintahan yang kuat harus ada tata kelola yang baik,” tegas Wagub Nae Soi.

“Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Nusa Cendana Kupang yang telah membantu Pempov NTT dalam melakukan seminar dan mengkaji semua hal terkait dengan pengalihan Semau dari Kabupaten Kupang ke Kota Kupang,” tambahnya.

Dalam hasil paparan kajian oleh tim peneliti Undana dikatakan memang layak dilakukan pengalihan wilayah Semau ke Kota Kupang atas pertimbangan diantaranya, masyarakat Semau lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah dalam mengakses layanan publik di Kota Kupang dibandingkan di Oelamasi, pusat Kabupaten Kupang. Karena alasan geografis Pulau Semau yang lebih dekat dengan Kota Kupang.

Juga, aktivitas masyarakat Semau yang lebih sering atau lebih dekat interaksinya dengan masyarakat Kota Kupang.

Berdasarkan kesulitan akses tersebut, pengalihan Pulau Semau juga telah disetujui oleh kebanyakan tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala desa, ketua BPD, pelaku pendidikan, pelaku kesehatan, dan pelaku bisnis. Hal tersebut berdasarkan survei dari tim peneliti Undana. (meldo/st)

Ket Foto : Seminar rencana penggabungan Pulau Semua dari Kabupaten Kupang ke wilayah Kota Kupang, Rabu (8/7/2020) di aula Fernandez.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments