Siswa SMP Satap Bloro Belajar di Bawah Tenda

by -104 views

Maumere, mediantt.com – Demi tetap menjalankan proses belajar mengajar melalui radio di tengah pandemi virus Covid-19, para siswa SMP Satap Bloro di Desa Bloro, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, melakukan pembelajaran melalui radio di bawah tenda.

Pembelajaran ini telah berlangsung selama tiga minggu sejak 30 April 2020. Kepala Sekolah Satap Bloro Martina Portare, Sabtu (165/2020) mengatakan, awalnya dilakukan dalam ruangan namun karena ruangan terlalu sempit dan tidak memungkinkan pembelajaran dilakukan secara efektif apalagi harus mengikuti protokoler kesehatan. Salah satunya jaga jarak tempat duduk. Akhirnya pihaknya berinisiatif meminjam tenda salah satu kerabat yang juga merupakan kepala desa Tilang.

“Syukur kami diberi pinjaman tenda oleh Kades Tilang sehingga dibangun di halaman rumah saya sendiri untuk melakukan pembelajaran melalui radio,” tegasnya.

Dikatakan, ada lima titik pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik. Lima titik ini, sebut dia, ditentukan berdasarkan ada tidaknya radio yang dimiliki oleh orang tua murid yakni pertama di Koligahar dusun Koligahar, di Wukak dusun Wukak, Bloro dusun Bloro, Key dusun Key dan di Nataweru dusun Wolon Betan.

“Kelima titik pelaksanaan pelajaran ditempatkan bapa ibu guru untuk mendamping. Dari kelima titik pembelajaran hanya satu titik yang pembelajarannya dilakukan di bawah tenda yaitu Bloro,” ujar Kepsek Martina.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dari hari Senin hingga Jumad sesuai dengan jadwal.

Ketika ditanya tentang hambatan, Kepsek Martina mengatakan, terkadang sementara pembelajaran listrik padam. Namun langsung dicarikan solusi menggunakan HP milik para pendidik sehingga pembelajaran tetap berlangsung.

Rufina Maria Romana, S.Pd, guru IPS kelas VII yang mendampingi peserta didik di Koligahar mengatakan, pembelajaran lewat radio ini cukup membantu siswa untuk bisa tetap belajar selama pandemi Covid-19.

“Siswa/i tetap bisa belajar walaupun tidak bertatap muka dengan para guru. Intinya siswa/ i tetap mendapat pelajaran sesuai materi,” ujar ibu Fin.

Salah satu peserta didik Domi mengaku senang dengan adanya pembelajaran melalui radio. Ia tidak mengalami hambatan materi karena bapak ibu selalu hadir dalam pembelajaran dan selalu mendampingi. (ven)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments