Bank NTT Terapkan Aplikasi Baru Berstandar Dunia

by -168 views

KUPANG – Bank NTT sebagai Bank milik rakyat NTT terus berbenah, terutama pada sistem pelayanan kepada masyarakat. Salah satu yang terbaru System Core Banking, yang diberi label T24 Bank NTT.

“Sistem kita yang baru ini telah resmi digunakan Bank NTT terhitung sejak Senin 11 Mei 2020,” kata Direktur Umum Bank NTT Johanes Landu Praing kepada wartawan, Kamis (14 Mei 2020).

Menurut dia, langkah strategis ini menjadi fondasi transformasi teknologi Bank NTT untuk meningkatkan layanan perbankan yang dapat diakses nasabah maupun masyarakat NTT di mana dan kapan saja.

Johanes juga mengatakan, sistem aplikasi ini merupakan aplikasi inti perbankan berstandar dunia yang dipakai lebih dari 2000 bank di seluruh dunia dengan fitur regulasi yang terintegrasi dan lengkap seperti Antasena, Apolo, PSAK 71, APUPPT, dan telah mengikuti aturan regulasi/roadmap arahan regulasi perbankan (OJK dan BI) serta data center Tier tertinggi di Indonesia (Tier IV).

“Dengan T24, Bank NTT berharap semakin memperkuat Bank NTT sebagai salah satu bank digital di Indonesia serta menjamin sistem informasi dan teknologi (IT) dan ready for the future/siap menghadapi masa depan,” tegas Johanes.

Ia menambahkan, ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi Bank NTT karena peralihan System Core Banking dilakukan secara serentak di seluruh kantor cabang di Provinsi NTT dan Surabaya yang memiliki dua perbedaan waktu. Hal ini merupakan migrasi big bang yang pertama kali di dilakukan Bank NTT serta dilakukan pada 250 kantor Bank NTT.

”Tujuan penggantian sistem ini untuk meningkatkan pelayanan Bank NTT kepada nasabah terutama dalam hal proses otomasi, tata kelola dan pengamanan serta mempersiapkan Bank NTT menjadi Bank Devisa dan bank yang siap menghadapi tantangan Indonesia 4.0 serta Bank NTT dapat menjadi Anchor Bank bagi pelaku financial dan fintech di Provinsi NTT,” jelas Johanes.

Menurut dia, Bank NTT telah melakukan proses migrasi sistem ini selama 8 bulan dengan 3 tahapan yang mengikuti Best
Practice yakni Persiapan Sistem, Data Migrasi dan Go Live. Masing-masing tahapan tersebut telah dilakukan pengujian dan pengecekan data secara menyeluruh serta pelaksanaan Go Live dilakukan dengan
sistem downtime yang minimum yaitu hanya 8 jam.

”Banyak peluang dan dampak positif terhadap perjalanan bisnis Bank NTT ke depan dengan System Core Banking yang baru ini. Perseroan semakin siap mengembangkan produk dan layanan digital serta memungkinkan terus memberikan inovasi dan solusi yang bukan hanya sesuai kebutuhan nasabah, tapi melebihi kebutuhan nasabah,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, inisiatif ini juga mendorong upaya Bank NTT meningkatkan efisiensi guna memenangkan persaingan di industri perbankan yang semakin
ketat.

Pencapaian yang sekaligus menjadi tonggak perubahan System Core Banking bank milik Pemerintah Daerah Provinsi/Kota/ Kabupaten di NTT ini, menjadi bukti konsistensi Bank NTT terus berinovasi sebagai komitmen untuk berperan dalam kancah perbankan nasional dan mengabdi pada negeri.

“Saya selaku Direktur Umum Bank NTT menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder atas dukungan
yang telah diberikan sekaligus permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan selama berlangsungnya proses peningkatan layanan ini,” katanya. (*/st)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments