Pemeriksaan Swab di RSUD Kupang Segera Dilakukan

by -48 views

KUPANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam hal ini Dinas Kesehatan NTT terus berbenah untuk melengkapi sarana dan prasarana medis dalam menangani penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di NTT.

“Kita memang sedang berbenah, terutama berkaitan dengan penyediaan sarana prasarana laboratorium PCR. Kmaren sore melalui pesawat CN295 telah datang salah seorang teknisi laboratorium PCR yang akan melengkapi peralatan PCR di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang,” jelas Kadis Kesehatan NTT, Dr. Drg. Domi M. Mere, M.Kes kepada pers di Kupang, Selasa (28/04/2020) malam.

Menurut dokter Domi yang juga Sekretaris I gugus tugas percepatana penanganan Covid-19 NTT, dengan menambah komponen-komponen termasuk Vilip PCR dan komponen lainnya maka dalam waktu dekat ini sudah bisa digunakan. “Harus segera diselesaikan. Ini semua akan berlangsung 1 atau 2 hari; sambil kita menunggu kedatangan reagen yang mudah-mudahan di akhir bulan ini atau di awal Mei sudah tiba RSUD Kupang,” ucap dokter Domi.

Jika semua peralatan dan laboratoirum di RSUD Kupang telah disetting sesuai standar, kata dokter Domi, maka proses pemeriksaan swab tidak terlalu lama. “Hal ini penting sekali agar tidak terjadi kelambatan di dalam pemeriksaan hasil swab. Sehingga teman-teman di kabupaten tidak merasa terlalu lama pemeriksaan dan hasilnya supaya diketahui baik oleh petugas maupun oleh masyarakat pada umumnya,” kata mantan Dirut RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang.

Dia mengaku. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) telah berkoordinasi dengan gugus tugas nasional untuk menambah lagi satu alat PCR. “Bapak Gubernur berkomitmen untuk melengkapi semua ini; termasuk sudah ada koordinasi dengan gugus tugas nasional untuk menambah lagi satu alat PCR yang dari Surabaya. Namun demikian masih ada kendala di beberapa hal. Sehingga peralatan itu belum sampai. Kita doakan secepatnya sampai di Kupang dan akan menjadi komplementer untuk pemeriksaan di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang,” kata dokter Domi.

Kalau hal itu terjadi, sambung dokter Domi, maka satu hari bisa dilakukan pemeriksaan lebih dari 90 sampel hasil swab. “Peralatan yang ada sekarang ini sekali periksa bisa 24 sampel swab dan kita targetkan 1 hari untuk 12 jam itu sekitar 48 sampel. Saya pikir ini cukup untuk kita di NTT dengan karakteristik seperti ini,” ucap dia.

Yang paling penting, menurut dokter Domi, adalah komitmen Pemprov NTT termasuk Gubernur untuk mengantisipasi masuknya warga yang berasal dari daerah terpapar. “Ini hal penting; yang harus terus kita lakukan agar tidak terjadi penyebaran virus corona antar penduduk dan antar wilayah di NTT,” ujarnya.

Data yang diperoleh dari tim gugus tugas percepatana penanganan Covid-19 NTT, Selasa (28/4/2020) di VIP Room Lanud El Tari Kupang telah dilaksanakan serah terima 40 koli Alat Pelindung Diri (APD); 36 koli (1.800 pieces) untuk kebutuhan Dinas Kesehatan NTT dan 4 koli (200 pieces) untuk kebutuhan Dinas Kesehatan Kota Kupang serta Alkes (1 set RT PCR Abbot M2000 dan 1 set optical calibration kit) dari Danlanud El tari Kupang, Kol (Pnb) Agus Setiawan kepada gugus tugas percepatana penanganan Covid-19 di Provinsi NTT yang diwakili Kadis Kesehatan Dr. Drg. Domi M. Mere.

APD tersebut merupakan dropping ke-6 dari gugus tugas Covid-19 Nasional. Sebelum penerimaan APD telah dilaksanakan prosedur penerimaan barang sesuai standar medis atau kesehatan oleh petugas gugus tugas Covid-19 NTT yang dibantu personil Korem 161/WS. (valeri guru/jdz)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments