16 Tahun Jadi Pilatus, Sirilus Minta Istirahat demi Kaderisasi

by -67 views

Pekan suci yang dilaksanakan di tengah-tengah kampung tua di Gereja St. Ignatius Loyola atau lebih dikenal dengan Gereja Tua Sikka merupakan simbol karya misi katolik yang berlangsung sejak abad 14. Nama Sirilus Maiku ( 38) putra asli Kampung Sikka, 27 kilometer arah selatan Kota Maumere tidak bisa diabaikan.

Sejak tahun 2003 dalam drama kisah sengsara Tuhan Yesus selalu berperan sebagai Pilatus. ” Pesan yang dimaknai dari seorang Pilatus bahwa sebagai siapapun dan dalam situasi apapun kita mesti setia dan komit memperjuangkan kebenaran. Kebenaran itu diperjuangkan bukan dipertimbangkan. Yesus justru tersalib karena kebenaran dipertimbangkan bukan diperjuangkan oleh Pilatus dalam jabatannya,” ungkap Guru SD Inpres Bertingkat Maumere kepada mediantt.com Sabtu 21 Maret 2020 di Maumere.

Sirilus terlibat dalam kegiatan Jumad Agung di Paroki St. Ignatius Loyola Sikka sejak duduk dibangku SMP Watu Pajung Sikka. “Awalnya saya mengikuti Tablo saat SMP kelas I. Pada saat di SMA ketika pulang kampung Sikka terlibat dalam kegiatan rohani dan Mudika,” tutur dia.

Dalam setiap kesempatan digelarnya Drama Kisah Sengsara Tuhan Yesus, umat yang menyaksikan menilai karakter Pilatus cocok diperankan oleh suami dari Beatrix Letek Lejap ini. Alasannya, ukuran fisiknya meyakinkan dan bersikap tegas.

Setelah tamat SMA, Sirilus mengajar di SDK Sikka. Di kampungnya sendiri dia menjadi pengurus OMK dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua. “Pernah saya diutus Pastor Lorens Noi pastor paroki saat itu mengikuti kaderisasi basis kepemimpinan di Wisma Nazareth Nele,” ujarnya.

Akhirnya sejak tahun 2003 ia dipercayakan berperan sebagai Pilatus dalam Drama Kisah Sengsara Tuhan Yesus hingga tahun 2019. “Tahun ini (2020) saya minta istirahat dari peran Pilatus karena saya sudah menemukan karakter Pilatus pengganti saya. Kaderisasi itu penting,” ujar perintis berdirinya Bata Hogor Cottage Kampung Sikka ini.

Menutup obrolannya, pria yang selalu dipercayakan menjadi Panitia Prosesi Loghu Senhor di kampung Sikka ini berpesan kepada OMK Keuskupan Maumere. “Selalu aktif dalam kegiatan keagamaan. Menjadi Orang Muda Katolik yang setia kepada Kristus. Mengabdi tanpa pamrih dan melayani dengan tulus,” tutup Sirilus. (ven)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments