KUPANG, mediantt.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi sangat serius mengurus dan merespons penyebaran Corona Virus Desease atau Covid-19. Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu ribut lagi dengan pernyataannya.

“Kami sangat serius urus Covid-19. Karena itu, jikalau ada rumors yang mengutip pernyataan saya bahwa virus corona itu sama dengan flu biasa. Itu hanyalah kalimat yang secara spontan saya sampaikan ketika ditanya wartawan,” tandas Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, Senin (23/03/2020).

Menurut Nae Soi, saat mengikuti kegiatan Musda Partai Golkar NTT beberapa waktu lalu, secara tidak sengaja ditanya wartawan. “Waktu itu, saya dalam nada kelakar mengatakan bahwa virus corona itu hanya seperti flu biasa. Waktu itu. Nah, konteksnya kalau pernyataan saya itu dikaitkan dengan kondisi hari ini tentu tidaklah tepat,” kata Wagub dan meminta kepada masyarakat tidak perlu ribut-ribut lagi.

“Mari fokuskan energi dan pemikiran kita untuk menangani tidak hanya covid-19 tetapi juga kemiskinan, kebodohan, kemalasan, stunting, demam berdarah dan lain sebagainya,” tambah mantan anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Keseriusan Pemprov NTT, lanjut Wagub, dengan menerbitkan sejumlah regulasi mulai dari pembentukan gugus tugas penanganan Covid-19 di NTT yang diketuai Sekda Ir. Benediktus Polo Main. “Secara teknis dipercayakan kepada Kadis Kesehatan Provinsi NTT, dokter Domi Mere dan Kepala Biro Humas dan Protokol, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si sebagai juru bicara Covid-19. Hari ini, saya bersama Pak Gubernur mendatangi Posko (Pusat Komando) Satgas Penanganan Covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Inilah bukti nyata keseriusan kami mengurus dan menangani Covid-19,” ucap Wagub seraya berharap, masyarakat NTT tidak usah takut dan panik.

“Ikuti prosedur yang disampaikan pemerintah dan lakukan social distancing bahkan fisical distancing. Karena itu, anak-anak sekolah diliburkan. Juga para ASN. Libur dan bekerjalah dari rumah,” kata Wagub.

Sebagaimana diketahui, Gubernur VBL telah menerbitkan Surat Edaran yang ditujukan kepada Walikota dan para Bupati se NTT; pimpinan instansi vertikal; pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Swasta Nomor 443.1/06/BO2.1 tertanggal 21 Maret 2020 tentang Pengaturan dan Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Badan Usaha Milik Negara/Daerah/Swasta, dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 di NTT.

Salah satu itemnya berbunyi; “Menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah/tempat tinggal atau work from home terhitung sejak 24 Maret hingga 31 Maret dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan”. (valeri guru/jdz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of