KUPANG, mediantt.com – Pemerintahan Jokowi mau kerja cepat menangani wabah pandemik corona atau Covid-19. Salah satunya mendatangkan rapid test. Alat ini sebagai screening awal bagi seluruh warga yang punya gejala Covid-19 atau yang pernah dari daerah episentrum/pandemi atau kontak dengan pasien positif Covid-19.

“Dalam waktu dekat rapid test sebagai screening awal bagi seluruh warga yang punya gejala covid 19 atau yang pernah dari daerah episentrum/pandemi atau kontak dgn pasien positif covid 19 segera datang dan dipakai di Indonesia,” jelas Wakil Ketua Komosi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena kepada mediantt.com via pesan WhatsApp, Jumat (20/3).

Menurut dia, rapid test massal ini sebagai bagian dari kebijakan social distancing oleh Presiden Jokowi dan dilaksanakan oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Doni Munardo, yang saling melengkapi untuk mencegah penularan dan mempercepat deteksi, plus penanganan pasien Covid-19.

“Rapid test punya kelebihan soal waktu tapi punya kelemahan soal keakuratan dibanding pola PCR yang butuh waktu lebih lama dari yang digunakan selama ini. Tapi lebih akurat,” kata politisi Golkar ini.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT ini juga menjelaskan, rapid test butuh protokol khusus yang dibuat pemerintah melalui Kemenkes untuk memandu penggunaan dan manfaatnya secara proporsional. Karena itu, sebut dia, butuh edukasi lebih masif dan luas secara cepat sehingga aspek positif rapid test dapat dimaksimalkan.

“Butuh edukasi lebih cepat dan lebih awal terkait penggunaan rapid test oleh para ahli dan pengambil kebijakan di level pusat agar langkah pemerintah, masyarakat, elit dan para tokoh berbagai bidang di pusat dan se-nusantara lebih kokoh bergandengan tangan tangani Covid-19 jelang rapid test dipakai di seluruh negeri,” tegas Melki.

Ia juga mengaku terus mendorong pemerintah dan swasta yang bisa membantu mempercepat pengadaan dan distribusi alat pelindung diri (APD) dan sarana prasarana yang dibutuhkan ke semua fasilitas kesehatan yg membutuhkan, khususnya RS rujukan Covid-19. “Pemerintah dan pihak swasta yang mampu bisa membantu pengadaan melalui produksi dalam negeri atau impor dan percepat distribusinya. Terima kasih kepada semua tenaga kesehatan yang berjibaku di lapangan, juga buat semua relawan kesehatan yang saat ini bersiap ikut terlibat dalam kerja kemanusiaan ini. Semoga Tuhan selalu melindungi semua pihak yang terus bergerak melawan Covid-19, seluruh warga Indonesia khususnya para tenaga kesehatan yang menjadi ‘pasukan tempur terdepan’ dalam menangani Covid-19,” tandas Melki, mengingatkan. (jdz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of