SAMARINDA – Lama tak terdengar kabarnya, mantan Gubernur NTT Drs Frans Lebu Raya kembali bikin berita dari Kalimantan Timur. Rabu (11/3), Frans Lebu Raya bersama sejumlah ahli pertanian bertemu dengan Isran Noor, Gubernur Kalimantan Timur, di Samarinda.

Gubernur Isran Noor didampingi Ladis pertanian dan beberapa kepala bidang, menerima rombongan yang dipimpin oleh Frans Lebu Raya di ruang kerjanya.

Dalam suasana kekeluargaan yang kental, gubernur Kaltim tampak santai menerima tamu mantan gubernur NTT dua periode ini.
Frans yang didampingi 4 ahli di bidang pertanian dari IPB, Instiper Yogya, Unhas dan Unsrat ini menjelaskan maksud kedatangan bertemu orang nomor satu Kaltim ini.

Frans dan para ahli itu tengah merancang kegiatan penanaman kedelai di Kaltim. Pasalnya, kata Frans, Indonesia masih mengimpor kedelai senilai US 2,9 miliar dollar. “Bila kita bisa tingkatkan produksi kedelai dalam negeri maka bisa menekan impor,” kata politisi senior PDOP ini.

Frans menjelaskan, permasalahan pengembangan kedelai disebabkan karena produksi kedelai hanya 1-1,5 ton per heltare. Hal ini yang membuat petani tidak tertarik mengembangkan kedelai. Lebih baik tanam padi dan jagung lebih menguntungkan.

Itu sebabnya Frans dan group menggandeng para ahli untuk menemukan cara meningkatkan produksi antara 3 – 3,5 ton per hektar sehingga lebih ekonomis dan diminati petani untuk dikembangkan.

Menurut Frans, para ahli meyakini dengan perlakuan teknologi pertanian yang tepat pasti bisa meningkatkan produksi setiap hektar mencapai 3 ton. Rencana akan mengembangkan kedelai diatas lahan 47.000 ha yang saat ini lahan yang sudah di land clearing seluas 1300 ha. Dan karena itu memohon dukungan dari gubernur.

Mendengar penjelasan itu dalam nada guyon gubernur mengatakan, “Kita harus segera mulai. Selalu saja ada tantangan tapi kita harus optimis”. Kadis pertanian langsung diperintahkan untuk mempercepat proses supaya segera dimulai.

Setelah pertemuan dengan gubernur, Lebu Raya masih bertemu beberapa instansi teknis seperti kehutanan dan perkebunan. Dan sorenya melanjutkan perjalanan ke Kutai Kertanegara untuk bertemu Pemda Kukar dan menginap di Kukar.

Karena itu, Kamis (12/3), Frans melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Kembang Janggut untuk meninjau lokasi penanaman kedelai. (*/dt)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of