KUPANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan sikap dengan tegas akan solid menghadapi Pilkada serentaK Tahun 2020.

“Kami tegaskan bahwa Partai Demokrat NTT, baik itu pengurus, kader maupun simpatisan tetap solid untuk hadapi Pilkada serentak di Sembilan kabupaten pada tahun 2020 nanti,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore, kepada wartawan di Kupang, Senin (23/12).

Penegasan ini diambil setelah Jefri Riwu Kore yang juga Walikota Kupang ini bersama beberapa pengurus Partai Demokrat NTT dan Ketua DPC Partai Demokrat tingkat kabupaten, melakukan silatuhrahmi dengan Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, Paramono Eddie Wibowo di Jakarta 12 Desember 2019.

Pertemuan tersebut sekaligus melakukan klarifikasi terkait laporan beberapa kader ke DPP soal eksistensi partai belambang mercy di Provinsi NTT tersebut.

“Selain silatuhrahmi, kami juga menyampaikan klarifikasi ke DPP terkait laporan dari tiga orang kader demokrat terkait eksistensi dan perkembangan organisasi ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Jeriko — Sapaan akrab Jefri Riwu Kore–, laporan tersebut sangat baik sebagai bagian dari dinamika organisasi. Bahkan dirinya sangat menghormati laporan atau aspirasi tersebut, sebagai bukti bahwa kader demokrat kritis dan merasa memiliki partai ini.

Dalam pertemuan dengan DPP Partai Demokrat tersebut, papar Jeriko, dirumuskan empat hal penting antaranya, Pertama, sebagai Ketua DPD Partai Demokrat, dirinya memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi akan hasil Pemilu Legislatif tahun 2019, serta perkembangan organisasi Partai Demokrat NTT, termasuk struktur DPC yang masih lowong dan yang kurang aktif.

Kedua, DPP sangat memahami kondisi yang terjadi di kepengurusan DPD Partai Demokrat NTT, dan memberikan dukungan penuh kepada Jefri Riwu Kore selaku Ketua DPD untuk melakukan pembenahan organisasi sesuai dengan mekanisme dan aturan partai.

Ketiga, DPP mendukung langkah konsolidasi dan persiapan DPD Partai Demokrat NTT dalam menghadapi Pilkada serentah Tahun 2019 di sembilan kabupaten. Bahkan DPP bersedia mengirimkan pengurus dan kader terbaik demokrat guna membantu memenangkan calon yang nantinya diusung Partai Demokrat.

Keempat, DPP mendukung penuh langka pembenahan struktur organisasi di tingkat kepengurusan DPD maupun DPC, sebagai bentuk menciptakan kader yang militan serta nasionalis religius guna menjalankan fungsi dan amanah partai.

Ditanya wartawan soal sikap tegas terhadap kader Demokrat yang memberikan laporan kepada DPP terkait eksistensi DPD Partai Demokrat NTT, Riwu Kore mengatakan, dirinya sebagai Ketua DPD akan mengambil langkah tegas sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku di Partai Demokrat.

“Demokrat punya aturan dan mekanisme dalam mengambil keputusan. Semua akan kita selesaikan dengan mekanisme dan aturan partai,” pungkasnya. (jdz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of