“Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik bukan ajang persaingan, melainkan ajang peningkatan mutu iman dan peningkatan kualitas kerohanian. Dan sebagai sebuah pesta, maka hasil akhir dari kegiatan ini harus mendatangkan kedamaian dan sukacita. Mendatangkan kegembiraan dan persaudaraan,” tutur Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST.MT dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Anthanasius Aur Amuntoda,SE.MM, ketika menutup Lomba Pesparani, Kamis, (28/11) di Aula Dekenat, Lewoleba.

Bupati Sunur lebih lanjut, berharap agar kedamaian, sukacita, kegembiraan dan persaudaraan itu tidak saja menjadi milik saudara-saudara peserta Pesparani. Tetapi harus juga ditularkan ke seluruh masyarakat Lembata agar tercipta harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai umat beragama, kita tidak terlepas dari status sebagai bagian dari masyarakat. Kita tahu bahwa Lembata terdiri dari berbagai macam perbedaan, baik itu suku, ras maupun agama namun kita tetap bersaudara.

“Kedamaian dan kondusifitas masyarakat ini harus tetap kita jaga sebagai modal dasar membangun Lewotana Lembata. Karena itu, saya mengimbau kepada kita semua agar harus menjaga dan memelihara harmoni kehidupan kita saat ini. Upayakan untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu pertikaian yang dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat,” tegas Yentjie.

“Saya memberikan apresiasi kepada peserta yang meraih juara pada kesempatan Pesparani kali ini. Dan kepada peserta yang belum berhasil janganlah berkecil hati. Tetaplah termotivasi untuk semakin meningkatkan kemampuan saudara pada penyelenggaraan tahun-tahun mendatang. Kita semua yang mengikuti ajang ini sebenarnya adalah pemenang, tetapi yang mewakili Kabupaten Lembata tahun depan ke Penyelenggaraan Pesparani Tingkat Provinsi di Larantuka, Kabupaten Flores Timur adalah juara di bidangnya. Berikan dukungan kepada mereka yang mewakili Kabupaten Lembata agar mampu memperoleh hasil yang memuaskan dan mengharumkan nama Lembata,” Bupati Sunur menambahkan.

Penutupan Pesparani ll Tingkat Kabupaten Lembata diawali dengan sebuah perayaan Ekaristi yang dipimpin Deken Lembata, Rm Philipus Sinyo Da Gomez, Pr didampingi 20 imam selebran. Dalam kotbah dan sambutan penutupan, Romo Sinyo Da Gomez menyatakan, bahwa suasana selama sepekan Pesparani sangat bahagia dan menunjukan kebersamaan sejati. Bahkan, peristiwa “Antar Dulang” (antar bahan makanan) dari umat Muslim untuk mendukung Pesparani justru menjadi catatan sejarah di Lembata dan menjadi berita viral di Media Massa, tidak mungkin terlupakan.

“Ini bukti kebaikan dari sesama umat Muslim. Momentum Pesparani adalah ajang berbuat baik. Karena itu, mari kita berlomba-lomba berbuat kebaikan selepas pesta akbar ini. Ketika anda kembali ke rumah, ke kampung, ke paroki masing-masing dan ke tempat kerja teruslah berbuat kebaikan disana. Wartakan kedamaian dan cinta kasih dan berbuat baik kepada sesama dimanapun kita berada,” tegar Yenjti.

Sedangkan Ketua Panitia Pesparani, Haji Mansur Purap menyampaikan terima kasih berlimpah kepada semua pihak yang telah berperan sesuai tugas untuk menyukseskan pesta akbar umat Katolik ini. Bukan soal juara, tapi partisipasi peserta dalam lomba ini adalah ibadah dan peningkatan kualitas iman umat Katolik. Yang menjadi juara kita apresiasi, tapi jangan berbangga berlebihan, karena masih ada ajang lomba tingkat provinsi dan nasional. Untuk itu, semua peserta yang meraih juara dan mewakil Lembata terus berlatih untuk tampil dan mengharumkan nama Lembata di tataran lomba tingkat Provinsi dan Nasional. Dan yang belum meraih juara atau yang belum mewakili Lembata, jangan berkecil hati, tapi terus berlatih untuk ikut lomba lagi tahun berikutnya.

Daftar Juara

Berdasarkan pertimbangan Dewan Yuri Pesparani yang terdiri dari : Elias Joka, SH, Yosep Uran, Drs. Robert Sabon Taka, Apolynaris Tukan, S.pd, Ferdinandus Lewoema,S.IP, Yoseph Mikhael Hokeng, S.Fil, dan sr. Jenny, CSSH akhirnya memutuskan kejuaraan semua jenis lomba sebagai berikut :

l. Paduan Suara Anak :
Juara 1 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki Fransiskus Azisi Lamahora, Juara 3 Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo, dan Juara 4 Paroki Hati Amat Kudus Lerek.

ll. Paduan Suara Remaja :
Juara 1 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki St Laurensius Hadakewa, Juara 3 Paroki Sta Maria Banneux Lewoleba, dan Juara 4 Paroki Sta Maria Ratu Damai Mingar.

Ill. Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK) :
Juara 1 Paroki Sta Maria Banneux Lewoleba, Juara 2 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 3 Paroki St Petrus dan Paulus Lamalera, dan juara 4 Paroki St Laurensius Hadakewa.

IV. Paduan Suara Dewasa Wanita :
Juara 1 Paroki St Fransiskus Azisi Lamahora, Juara 2 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 3 Paroki Sta Maria Banneux Lewoleba, dan Juara 4 Paroki Sta Maria Pembantu Abadi Ailiuroba.

V. Paduan Suara Dewasa Pria :
Juara 1 Paroki Sta Maria Baneux Lewoleba, Juara 2 Paroki Hati Amat Kudus Yesus Lerek, Juara 3 Paroki Kristus Raja Wangatoa, dan Juara 4 St Fransiskus Azisi Lamahora.

Vl. Paduan Suara Dewasa Campuran :
Juara 1 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki Sta Maria Banneux Lewoleba, Juara 3 Paroki Sta Maria Ratu Damai Mingar, dan Juara 4 Paroki St Arnoldus Janssen Waikomo.

Vll. Mazmur Anak :
Juara 1 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki Hati Amat Kudus Lerek, Juara 3 Paroki St Fransiskus Azisi Lamahora, dan Juara 4 Paroki St Laurensius Hadakewa.

Vlll. Mazmur Dewasa :
Juara 1 Paroki St Fransiskus Azisi Lamahora, Juara 2 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 3 Paroki Sta Maria Bintang Laut Waipukang, dan Juara 4 Paroki St Arnoldus Janssen Waikomo.

lX. Mazmur Orang Muda Katolik (OMK) :
Juara 1 ParokiKristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki Sta Maria Ratu Damai Mingar, Juara 3 Paroki St Laurensius Hadakewa, dan Juara 4 Paroki St Wilhelmus Lodoblolong.

X. Mazmur Remaja :
Juara 1 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki St Arnoldus Janssen Waikomo, Juara 3 Paroki St Maria Ratu Damai Mingar, dan Juara 4 Paroki Sta Maria Banaaux Lewoleba.

Xl. Cerdas Cermat (CCR) Anak :
Juara 1 Paroki Sta Maria Pembantu Abadi Aliuroba, Juara 2 Paroki Salib Suci Hoelea, Juara 3 Paroki Sta Maria Baneux Lewoleba, dan Juara 4 Paroki Sta Maria Ratu Damai Mingar.

Xll. Cerdas Cermat (CCR) Remaja :
Juara 1 Paroki Sta Maria Pembantu Abadi Aliuroba, Juara 2 Paroki Hati Amat Kudus Lerek, Juara 3 Paroki Kristus Raja Wangatoa, dan Juara 4 Paroki St Laurensius Hadakewa.

Xlll. Bertutur Kitab Suci :
Juara 1 Paroki Sta Maria Baneux Lewoleba, Juara 2 Paroki Salib Suci Hoelea, Juara 3 Paroki Kristus Raja Wangatoa, dan Juara 4 Paroki Sta Maria Ratu Damai Mingar.

Sedangkan Juara Umum untuk semua Kategori adalah : Juara 1 Paroki Kristus Raja Wangatoa, Juara 2 Paroki Sta Maria Baneux Lewoleba, juara 3 Paroki St Fransiskus Azisi Lamahora, Juara 4 Paroki Sta Maria Pembantu Abadi Aliuroba, Juara 5 Paroki Hati Amat Kudus Lerek, dan Juara 6 Paroki Salib suci Oelea. (Karolus Kia Burin/Tim Dinas Kominfo Lembata/Advetorial)