Kupang, mediantt.com – Berbagai dinamika atau apapun bentuk manuver menjelang musyarah nasional diharapkan tetap menjaga soliditas Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah. Semangat berkonsolidasi atau berkompromi di lingkungan internal supaya selalu dikedepankan hingga keluarga besar Golkar terhindar dari keterbelahan yang berpotensi mengerdilkan partai.

Harapan itu disampaikan Ketua Kosgoro (Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong) Nusa Tenggara Timur (NTT), FX Alain Niti Susanto, sesaat setelah menyaksikan lomba mewarnai tingkat PAUD di Kantor DPD Golkar NTT di Kupang, Selasa (19/11) siang.

Lomba mewarnai itu adalah bagian dari rangkaian kegiatan Kosgoro NTT menandai HUT ke 62 Kosgoro , yang persisnya jatuh pada Minggu (10/11) lalu.

Sejumlah kegiatan lain yang telah dilakukan Kosgoro NTT sebelumnya adalah peletakan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka di Kota Kupang dan bhakti sosial sekalian pembersihan Pasar Oesapa.

Rangkaian kegiatan lain masih akan disusul seperti seminar khusus tentang narkoba dan human trafficking (perdagangan orang). “Siapa pun elite bangsa di negeri kita ini tak menyangkal kalau Golkar adalah partai tua yang kekuatannya selalu menjadi bando dalam berpemerintahan. Namun kekuatan itu tentu saja akan berubah melemah jika soliditas Golkar terganggu apalagi terbelah,” ingat Alain.

DPP Golkar akan menggelar Munas awal Desember mendatang. Sejauh ini setidaknya ada dua tokoh utama Golkar yang gencar mencuat sebagai calon ketua umum. Keduanya adalah Airlangga Hartarto (petahana) dan Bambang Soesatyo.

Seperti diakui Alain, Kosgoro NTT sudah menyatukan dukungannya bagi Arlangga Hartarto. Dukungan bagi Arilangga Hartarto juga datang dari DPD Golkar NTT yang dipastikan melalui pleno khusus, beberapa waktu lalu.

Menurut Alain, Golkar tingkat pusat memiliki para tokoh kawakan. Mereka dikenal berkemampuan bahkan sangat piawai “menyejukkan” tensi politik yang barangkali sedang memanas, termasuk di lingkungan internal partai.

“Kami mengharapkan talenta kepiawaian itu tetap menjadi kekuatan menjaga keuntuhan Golkar, terutama menyongsong manas Desember mendatang,” tambah Alain. (jdz)