YANG tidak mungkin bagi manusia, tapi mustahil bagi Allah, pemilik kehidupan. Itulah pesan biblis yang sepertinya pas dengan kehidupan seorang nenek Maria Ema Klobong. Semasa hidupnya nenek dari 51 cucu dan 21 cece ini, tak pernah jatuh sakit. Ia hanya sakit pilek dan batuk. Makannya pun cuma nasi dan sayur kelor. Pola hidup inilah yang membuat Nenek Ema yang doyan alkohol ini, dikaruniai umur yang panjang hingga meninggal di usia 119 tahun. Luar biasa!

Kepada mediantt.com di Mulankera, Desa Labala, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, salah satu anaknya, Lusia Leti Keraf, bercerita, mamanya (Nenek Klobong) adalah istri seorang guru agama katolik di era tahun 1940-an. Sejak ditinggal suami yang sudah meninggal, Mama Ema — sapaan akrabnya — hidup sederhana dengan pola makan yang juga amat teratur dan sederhana. Tapi itulah yang membuat sang Oma bisa dikaruniai usia hidup yang panjang, hingga 119 tahun. Dan, Nenek Ema baru meninggal pada 7 November 2019 pukul 12.00 Wita.

“Mama meninggal karena usia tua, bukan karena sakit-penyakit yang serius. Meski tidak dapat berjalan tapi mama masih bisa bangun dan duduk di tempat tidur,” tutur Lusia Keraf.

Anak laki kedua dari anak sulung Nenek Ema, Yos Ado, berkata, selama hidup, Omanya tidak pernah jatuh sakit. “Yang diderita oma cuma batuk dan pilek. Setelah suaminya yang adalah guru agama katolik di Desa Ataili meninggal dunia, setiap pagi dan sore oma selalu mandi dengan air hangat,” katanya.

Sementara makanan yang dikonsumsi setiap hari juga sangat sederhana. Tapi bisa membuat sang nenek bisa hidup lama. “Makanan yang membuat nene Ema lama hidupnya adalah selalu mengkonsumsi sayuran hijau dan yang utama adalah daun kelor,” cerita dia.

Nenek Ema memiliki 10 orang anak; 4 laki-laki dan 6 perempuan, dengan 51 orang cucu dan 21 orang cece.

Bagi masyarakat Mulankera dan Kecamatan Wulandoni umumnya, bonus usia yang banyak hibgga 119 tahun untuk Nene Ema tidak lazim. Sebab, kebanyakan orang biasanya meninggal di usia 80 atau 90-an tahun. “Usia 119 tahun untuk Nenek Ema belum pernah ada. Kebanyakan meninggal dengan usia di bawah 90 tahun. Tapi nenek Ema dengan usia yang mengagumkan. Apalagi dia selama hidupnya tidak pernah jatuh sakit dan senang minum alkohol,” kata Lusia Leti Keraf, dan diaminkan oleh Yos Ado Koban. Selamat jalan Nene Ema! (frans keraf)