KUPANG – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melaunching dan memberi apresiasi penuh kehadiran Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspa IPTEK) yang dilaunching pada Kamis 14 November 2019, di halaman museum budaya NTT. Ia juga melaunching Aplikasi Abang Bagaya karya ASN NTT.

Gubernur mengatakan, momentum tersebut sebagai sarana peningkatan SDM NTT dengan IPTEK. “Penguasaan IPTEK merupakan salah satu key factor pembangunan di berbagai aspek, yang berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup suatu bangsa, dan dapat menjadi penggerak daya saing bangsa. Karena itu, pendirian Puspa IPTEK menunjukkan suatu langkah maju, proses kerja yang progressif dalam pengejahwatahan pembangunan SDM Indonesia umumnya, dan NTT khususnya dalam rangka mewujudkan Indonesia Hebat,” tegasnya.

Menurut dia, dengan kehadiran Puspa IPTEK ini, pembangunan SDM NTT harus semakin maju, unggul dan terdepan dalam berbagai dimensi, mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, sehingga dapat berkontribusi lebih besar bagi kemajuan NKRI.

Ia juga mengingatkan agar perbaikan fundamental SDM NTT ke depan, perlu didukung dengan berbagai kebijakan, sinkronisasi pelaksanaan program dan kegiatan antara pusat dengan daerah, serta partisipasi masyarakat dan semua pelaku pembangunan.

Viktor menambahkan, pembangunan SDM NTT diharapkan dapat mencapai, bahkan melampui target pembangunan yang telah ditetapkan. Keterpaduan pembangunan dari berbagai stakeholder dan sektor dalam mendorong dan meningkatkan pembangunan SDM NTT, harus menjadi perhatian bersama. “Pada aspek ini, segala energi harus dikerahkan semaksimal mungkin, dengan etos kerja yang tinggi dan spirit pengabdian yang tulus. Karena membangun SDM NTT adalah menginvestasi manusia-manusia NTT yang unggul, membangun SDM NTT adalah membangun harga diri daerah ini,” ujarnya.

Bersamaan dengan launching Puspa IPTEK Provinsi NTT, diperkenalkan juga aplikasi karya inovasi yang dihasilkan oleh ASN pada Bappelitbangda Provinsi NTT, yakni Aplikasi Abang Bagaya dan E-Monev. Sistem informasi aplikasi Abang Bagaya merupakan salah satu terobosan dalam diseminasi hasil-hasil kelitbangan kepada para stakeholders dan publik, sehingga mudah diakses oleh siapa saja, khususnya para pengguna hasil kelitbangan untuk pembangunan masyarakat NTT. Sebagai salah satu pengembangan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), pembuatan aplikasi bertujuan untuk mewujudkan transparansi komunikasi publik dan mendorong kreatifitas di kalangan ASN Lingkup Pemprov NTT.

Untuk dapat mengetahui hasil-hasil kelitbangan Bappelitbangda NTT setiap tahun, dapat diakses pada https://bappelitbangda.nttprov.go.id/litbang. Sedangkan, aplikasi E-Monev adalah salah satu sistem informasi dalam memonitoring dan mengevaluasi berbagai program dan kegiatan yang direncanakan, dan dilaksanakan baik di lingkup perangkat daerah Pemprov NTT maupun di tingkat kabupaten/kota.

Informasi yang diterima pihak Bapppelitbangda NTT menyatakan Pusat Peraga IPTEK atau Science Center adalah tempat berbagai aktivitas dan pameran yang bertujuan untuk mempopulerkan pembelajaran sains melalui objek-objek/peragaan dan pertunjukan yang interaktif.

Puspa IPTEK juga merupakan wahana yang unik bagi keluarga dan anak-anak sekolah, guru, dan masyarakat. Untuk itu, Puspa IPTEK disediakan bagi orang-orang dari segala usia, budaya, dan tingkat pendidikan dapat belajar dengan kemampuan mereka sendiri, melibatkan rasa keingintahuan, dan menggunakan semua indera untuk memahaminya.

Ruang lingkup Puspa IPTEK meliputi; arsitektur; desain interior; desain komunikasi visual; desain produk; fashion; film, animasi dan video; fotografi; kriya; kuliner; musik; aplikasi dan game developer; penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio yang kesemuanya bertujuan membangun karakter dan mental set, antar lain; cinta IPTEK dan tumbunya kesadaran IPTEK yang tinggi. (hms/jdz)