Warga Net ‘Memaksa’ PDIP Tetapkan Ray Fernandez Jadi Cagub NTT

by -166 views

Kupang, mediantt.com – PDI Perjuangan menunda lagi penetapan Cagub NTT 2018. Penundaan ini memang menimbulkan banyak spekulasi politik. Di tengah situasi politik itu, nama bakal calon gubernur Raymundus Sau Fernandez justeru menjadi percakapan serius di jagat maya. Mayoritas warga net menginginkan anak petani itu menjadi cagub NTT dari PDIP. Warga net pun ‘memaksa’ PDIP untuk memberikan dukungan kepada Bupati TTU itu.

Di media sosial Facebook misalnya, muncul tagar #PDIPuntukRSF. Tagar ini mulai muncul sejak pagi hari, Sabtu (11/11) sekitar pukul 07.00 Wita, dan menjadi bahan obrolan ramai sesama warga net.

Akun Facebook atas Nama Retno Sila menulis diakunnya; “Kami Punya Keyakinan. Kami punya Optimisme Ray Fernandes Untuk NTT LAYAK”. Retno Sila kemudian menambahkan #PDIPuntukRSF diakhir statusnya. Status Retno Sila kemudian mendapat sambutan hangat dari folowersnya.

Akun Umbu Kupang juga menuliskan dukungan Untuk Raymundus Sau Fernandez di salah satu grup paling populer di NTT, Viktor Lerik Bebas Bicara Bicara Bebas. Umbu Kupang menulis; “Pejuang sejati yang muda, Jujur dan merakyat serta telah terbukti memajukan daerahnya..
#PDIPuntukRSF”.

Akun Elas Jawamara juga menuliskan antusiasme masyarakat di kampung-kampung untuk sosok Ray Fernandez sebagai calon Gubernur NTT 2018. Terlahir dari keluarga tani di pinggiran desa membuatnya terpanggil untuk merubah nasib kaum tani menjadi tuan di negerinya sendiri. Dukung Anak Tani jadi Gubernur NTT #PDIPuntukRSF.

Terpantau ada puluhan akun Facebook yang terus menuliskan dukungannya untuk Raymundus Sau Fernandez.

Koordinator Relawan Ampera NTT, Bernad Salvator Brewon mengatakan, dari banyak kader NTT, ada sosok kepemimpinan tangguh yang ditemukan pada diri Raymundus Fernandes. Menurutnya, Ray adalah contoh sosok politisi yang kenyang di kancah perpolitikan dan dunia birokrasi.

“Program fenomenalnya tentang Pensiun Petani yang termetamorfosa dalam program PKP dan Sari Tani mampu membuat dia terpilih kembali, selain program-program kerakyatan lainnya. Dan di periode kedua ini, ada program yang lebih fenomenal lagi yakni pembangunan rumah layak huni sebanyak 30.046 selama 5 (lima) tahun,” jelas Brewon.

Menurut dia, program ini dimaksudkan untuk mengeleminir 6 variabel kemiskinan dari BPS (dari 14 variabel) tentang kondisi perumahan, yang mana secara langsung berdampak pada penurunan angka kemiskinan secara riil dan signifikan.

Ditanya soal tagar #PDIPuntukRSF di Linimasa Facebook, Brewon mengatakan, fenomena itu menunjukkan Ray diterima oleh seluruh kalangan masyarakat NTT. Apalagi sosok Ray Fernandez yang terlahir sebagai anak petani juga dikenal sangat dekat dengan masyarakat. (*/jdz)