Ketika Laka Lena Menimbah Inspirasi dari Senior Golkar

by -150 views

Kupang, mediantt.com – Jumat 20 Oktober 2017, Partai Golkar genap berusia 53 tahun. Salah satu acara yang dilakukan adalah ziarah bersama ke makam senio-senior Partai Golkar yang telah meninggal dunia. Inilah yang dilakukan Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melkiades Laka Lena. Di hari bersejarah itu, Melki bersama seluruh pengurus dan kader Golkar berziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Loka Kupang, juga Kapadala.

Yang Menarik, ziarah ke makam para senuor itu juga sebagai bagian dari niat Melki Laka Lena untuk menimbah inspirasi untuk menjadi kekuatan membangun Golkar ke depan, termasuk untuk kepentingan kontestasi politik yang akan dihadapi di Pilgub maupun Pilkada di 10 kabupaten/kota.

Seperti disaksikan media, Melki yang juga Cawagub NTT ini didampingi sejumlah pengurus nyekar ke TMP Dharma Loka untuk memberikan penghormatan kepada senior dan sesepuh Golkar yang juga mantan Gubernur NTT dr Hendrik Fernandez.  Usai dari Dharma Loka, Melki bersama rombongan menuju pemakaman umum di Kapadala, Mapoli, untuk misi yang sama. Di Kapadala ada senior dan sesepuh, antara lain, almarhum Titus Uly dan Jan Jos Botha.

“Hendrik Fernandes, Titus Uly, dan Yan Jos Botha merupakan sosok panutan dan penjasa bagi Partai Golkar NTT. Hendrik Fernandes dan Jan Jos Botha terlahir sebagai birokrat dan kemudian menjadi pimpinan pertai. Pak Titus Uy juga kita kenal dari jalur ABRI. Sehingga dengan ziarah ini kami sangat senang, karena kita disegarkan kembali tentang cerita yang menjadi ispirasi dari senior-senior kita yang mungkin banyak dari kita anak muda ini kurang tahu,” kata Melki kepada wartawan.

Menurut Melki, sejarah adalah sebuah lintasan yang harus selalu direkatkan dan di estafetkan dari waktu ke waktu. “Kehadiran kita berziarah merupakan bagian dari merangkai dan meneruskan sejarah-sejarah yang harus kita lanjutkan di generasi saat ini,” kata Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia ini.

Ia berharap, ke depan seluruh keluarga besar Partai Golkar, termasuk para pendiri, akan kumpul bersama. “Itulah hubungan kita yang tidak boleh putus. Kita mulai membangun golkar tentu harus mulai dari tempat dimana partai ini pernah dibesarkan oleh tangan-tangan senior dulu,” tegas Laka Lena.

Ia menambahkan, kurang lebih dua bulan ke depan Partai Golkar NTT akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dengan melibatkan semua pengurus dan kader, juga masyarakat umum hingga puncaknya 20 Desember 2017.

”Kita coba untuk merangkai semua pemimpin Golkar, baik yang sudah mendahului kita maupun yang masih ada untuk Golkar yang lebih baik. Ziarah ini sebagai bentuk penghormatan dan juga memohon doa restu kepada para senior agar memberikan dukungan terhadap kader Golkar yang tengah berkiprah dalam dunia politik, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tandas Laka Lena, yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini. (*/jdz)