Telkomsel Bantu Lima Unit Gerobak Sampah ke Pemkot Kupang

by -193 views

Kupang, mediantt.com – Telkomsel menunjukan kepedulian dan bukti nyata perhatian terhadap Kota Kupang dengan memberikan lima unit motor gerobak sampah. Ini juga sebagai bentuk rasa syukur atas kinerja yang telah dicapai. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Manager Branch Telkomsel Kupang, Eureka Meliala, dan diterima langsung oleh Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, disaksikan Wakil Walikota Herman Man.

“Ini adalah bentuk bukti nyata dan kepedulian Telkomsel terhadap penanganan sampah di Kota Kupang,” Manager Branch Telkomsel Kupang,Eureka Meliala, ketika menyerahkan bantuan itu di halaman Balai Kota Kupang, Senin (4/9).

Ia mengatakan, bantuan lima  unit motor gerobak sampah ini juga sebagai pelengkap Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial dari Telkom Grup di Tahun 2017.

Eureka berharap, motor gerobak sampah tersebut dapat dimanfaatkan Pemkot untuk menjadikan Kota Kupang semakin bersih sehingga masyarakat menjadi nyaman dan dapat membantu Pemkot menangani masalah sampah.

Selain motor gerobak sampah, Telkomsel juga memberikan bantuan tandon air dan edukasi internet untuk 200 UKM dan tetap berkomitmen untuk memberikan solusi bagi Kota Kupang.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore menyambut baik bantuan Telkomsel tersebut, dengan harapan Kota Kupang menjadi lebih bersih dan penanganan sampah menjadi prioritas kerja, yang dimulai dari kebersihan pasar.

Saat ditanya wartawan tentang petugas kebersihan, Walikota menuturkan, mereka jangan hanya dipaksa kerja dari subuh sampai siang hari untuk membersihkan sampah, namun perlu diperhatikan kesejahteraannya.

“Mereka mereka (petugas kebersihan) harus diperhatikan khusus, sehingga tidak sama dengan pegawai yang tidak bekerja maksimal dan hanya duduk duduk saja,” kata Jefri.

Walikota juga mengaku sudah bertanya kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Obed Kadji terkait kebutuhan mendasar dari petugas-petugas kebersihan. “Kalau soal sampah plastik, kita rencanakan akan didaur ulang, namun harus dikaji terlebih dahulu dan dengan memberdayakan PKK,” kata Walikota. (rony)