Sam Haning Jadi Ketua BPH UPG 45, David Kembali Jadi Rektor

by -207 views

Kupang, mediantt.com – Universitas Pendidikan Guru (UPG) 1945, semakin legitimate dengan kepengurusan baru yang sah. Selasa (15/8), PB PGRI melantik Samuel Haning, SH, MH menjadi Ketua Badan Penyelenggara Harian (BPH) UPG 1945 NTT. Selain itu, David Selan, SE, MM, juga dilantik kembali menjadi Rektor UPG 1945.

Pelantikan yang digelar di Grand Mutiara ini, dihadiri Ketua Umum PB PGRI, Dr Unifah Rosyidih, M.Pd, juga jajaran PB PGRI. Hadir pula utusan Pemerintah Provinsi NTT, Kepala Biro Kesra Barthol Badar dan unsure Forkompimda NTT.

Rektor UPG 1945 NTT David Selan dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk membawa kemajuan bagi UPG 1945. Ia juga berkomitmen untuk merangkul kembali para mahasiswa yang telah sekian tahun tercecer akibat konflik yang terjadi selama 3 tahun terakhir.

“Saya minta seluruh komponen yang ada di UPG untuk saling bahu-membahu dalam mengembangkan kampus UPG 1945  agar kelak kampus bisa bersaing dan Berkompetisi di NTT. Saya juga mau sampaikan bahwa hari ini kita tidak bisa mimpi sendiri-sendiri. Mari kita bermimpi bersama untuk kemajuan UPG untuk bisa bersaing dan berkompetisi di NTT,” tegas David Selan.

Sementara itu, Ketua Badan Penyelenggara Harian UPG 1945, Samuel Haning mengatakan, polemik panjang dalam perjalanan lembaga PGRI telah membawa hasil yang manis untuk kemajuan UPG 1945.

“Saya mau menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, karena melalui Menristek Dikti yang telah memberikan solusi terbaik untuk  kemajuan kampus UPG 1945. Karena itu, saya minta semua pihak untuk membangun sinergitas, dalam memajukan Universitas Persatuan Guru 1945 di NTT,” harap Ketua Pertina NTT ini.

Ketua PB PGRI Dr. Inilah Rosyidah, meminta kepada pejabat terlantik dan seluruh civitas UPG 1945 untuk bahu-membahu serta melaksanakan tugas yang diberikan demi kemajuan UPG 1945.

“Semua komponen di UPG 1945 harus membangun kerja sama yang harmonis untuk kemajuan lembaga kita tercinta,” katanya.

Menurut dia, kehadiran UPG 1945 di NTT sebagai persembahan dari lembaga PGRI  dalam dunia pendidikan. “Kami minta pemerintah dan masyarakat serta seluruh komponen yang ada di NTT untuk bisa menerima UPG 45 sebagai bagian dalam memajukan pendidikan di NTT,” tegasnya.

Ia berharap, para civitas akademika di UPG agar dalam mengembangkan lembaga UPG mengedepankan keilmuan, pengetahuan serta menjaga rtika profesi sebagai pendidik. “Mari kita jaga UPG 1945 NTT. Saatnya kita maju ke depan dan lupakan kejadian masa lalu,” tegasnya, mengingatkan.

Kepala Biro Kesra, Bartol Badar, atas nama pemerintah provinsi NTT menyampaikan proficiat atas pelantikan Ketua BPH Pengurus Besar PGRI NTT dan Rektor UPG 1945 NTT. Ia  mengajak semua kompenen yang terlibat untuk membangun kerja sama harmonis anatara yayasan dan rektorat.  “Semua hebat bila bergandengan tangan agar menjadi kebanggaan masyarakat NTT dan melahirkan pemikir-pemikir baru yang kompetitif,” katanya, dan berharap UPG 1945 NTT dapat berfungsi sebagai laboratorium kebangsaan untuk memperkuat Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. (rony)