Mari Sama-sama Jadikan Lembata Model Kabupaten Literasi

by -66 views
????????????????????????????????????

Lewoleba, mediantt.com – Menghadirkan presenter cerdas yang adalah Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab, di Kabupaten Lembata, tentu membawa makna tersendiri. Apalagi, Najwa sendiri memilih Lembata sebagai kabupaten pertama yang dikunjungi. Dua hari Tuan Rumah Mata Najwa ini mengakrabi di Lembata. Hingga ia berani menuturkan, “Tugasnya sebagai Duta Baca Indonesia ke depan akan semakin ringan, kalau semua kabupaten seperti Lembata”. Alasannya, karena Lembata menjadi kabupaten pertama yang menyatakan diri siap menjadi Kabupaten Literasi. “Ini luar biasa,” tujar Najwa,

Seperti dilaporkan Ferry da Silva, seperti dikutip dari laman humas.lembatakab.com, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam konferensi pers usai Deklarasi Lembata Kabupaten Literasi di Taman Swasaolsa tite, Sabtu (12/8), mengajak semua pihak agar sama-sama berusaha menjadikan Lembata model Kabupaten Literasi.

“Deklarasi barulah awal dari sebuah gerakan. Tanpa mengabaikan gerakan literasi yang selama ini telah dijalankan oleh berbagai kelompok masyarakat, ke depan Pemerintah Daerah telah memasukan dalam kebijakan umum daerah terkait peningkatan sumber daya manusia Lembata melalu forum inovasi anak Lembata yang di dalamnya termasuk gerakan literasi oleh kelompok-kelompok masyarakat,” tegas Bupati Yenjti Sunur.

Selain itu, sebut dia, dirinya juga sudah menghimbau agar Pemerintah Desa  membantu mendirikan taman baca di semua desa. Berbagai pihak tentunya akan dilibatkan untuk peningkatan sumber daya manusia. “Mari kita sama-sama bantu agar bersama pemerintah kita jadikan Lembata sebagai model kabupaten literasi,” kata Yenjti Sunur.

Menurut Bupati Sunur, yang paling penting adalah membaca untuk produktivitas. Inilah sebabnya mengapa untuk Lembata kita lebih suka menamakan tempat dimana kita membaca adalah “Pasar Baca”. Maksudnya agar membaca tidak hanya untuk anak sekolah saja tetapi untuk semua masyarakat dan bisa dimana saja.

“Petani, nelayan, pedagang dan siapa saja harus digerakan membaca agar menemukan pengetahuan tentang bagaimana meningkatkan produktivitas dari pekerjaannya masing-masing. Tujuan kita  adalah peningkatan pendapatan masyarakat sehingga gerakan literasi harus mengarah juga ke tujuan ini,” tandas Bupati Yenjti Sunur.

Sementara itu, Julie Laiskodat, Owner “Levico” yang juga datang bersama Najwa Shihab mengatakan, pihaknya telah mulai menggerakan Literasi di Lembata dan ke depan akan lebih digiatkan.  Ia juga berjanji akan konsen membantu pemerintah daerah menuju Lembata Kabupaten Literasi karena pemimpin di Lembata punya visi yang sama dan mudah diajak kerjasama.

“Semua investor mau datang bekerjasama tergantung pemimpinnya. Jujur saja saya sebenarnya alergi kerjasama dengan pemerintah karena cara kerjanya mungkin berbeda, tapi untuk Lembata ini sudah saya jadikan sebagai proyek pertama saya bersama pemerintah daerah,” kata istri anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat ini. (hms/ferry/jdz)