Tanggapi Ricuh Final Eltari, Asprov NTT Minta PSSI Bentuk Tim Pencari Fakta

by -158 views

Maumere, mediantt.com – Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) NTT Frans Lebu Raya menyesalkan terjadinya kericuhan pada pertandingan final Liga 3 Eltari Memorial Cup Tahun 2017 yang berlangsung di Stadion Marilonga Ende, Rabu (9/8) lalu. Dia akan meminta PSSI untuk membentuk tim pencari fakta (TPF).

Sikap tegas Frans Lebu Raya ini disampaikan kepada wartawan di Maumere, Jumat (11/8). Frans berada di Maumere untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank NTT yang berlangsung di Sikka Convention Center.

“Saya mendengar di media sosial yang informasinya sangat beragam. Saya sudah meminta kepada PSSI untuk membentuk tim pencari fakta, agar meluruskan semuanya, guna memastikan berbagai informasi yang telah berkembang, apakah informasi itu benar atau tidak,” terang Gubernur NTT.

Dari unsur apa sajakah tim pencari fakta, dan siapa-siapa yang terlibat di dalamnya, serta kapan tim ini akan mulai bekerja, Frans belum membeberkan. Dia berjanji akan menurunkan tim untuk mempelajari masalah ini.

Sebagaimana diketahui, final Liga 3 ETMC berujung ricuh pada menit ke-59, ketika Perse Ende sedang unggul 1-0 atas PSN Ngada. Saat itu terjadi aksi seorang pemain PSN Ngada yang menyikut dan mendorong pemain Perse Ende hingga terjatuh. Spontan ribuan penonton pun langsung masuk ke dalam lapangan pertandingan. Suasana pun berubah chaos dan tidak dapat dikendalikan lagi.

Liga 3 ETMC 2017 dibuka secara resmi Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada Sabtu (22/7). Kompetisi ini diikuti 19 kabupaten/kota di NTT, minus Kabupaten Kupang, TTU, dan Sabu Raijua. Perse Ende selaku tim tuan rumah ditetapkan Pengawas Pertandingan sebagai juara, karena PSN Ngada dianggap meninggalkan lapangan pertandingan setelah terjadi kericuhan. (vicky da gomez)

Ket Foto: Situasi Stadion Marilonga di Ende saat pertandingan final Liga 3 Eltari Memorial Cup Tahun 2017 yang berlangsung ricuh antara Perse Ende dan PSN Ngada, Rabu (9/8) lalu.