Hanura Buka Pendaftaran, Gede Pasek Ingatkan Jangan Gunakan Isu Sara

by -70 views

Kupang, mediantt.com – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) NTT secara resmi melaunching Pilkada serentak 2018 di NTT, yang dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Gde Pasek Suardika. Hanura pun secara resmi membuka pendaftaran bagi para bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur NTT, juga para bakal calon bupati dan wakil bupati dari 10 kabupatan yang ikut dalam Pilkada serentak 2018. Saat itu, Gede Pasek yang juga anggota DPD mengingatkan agar jangan menggunakan issue Sara dalam Pilkada NTT 2018, tapi lebih mengedepankan isu program.

“NTT harus bisa memberikan contoh bagi proses pilkada di Indonesia dengan tidak menggunakan isu SARA, namun gunakanlah isu program,” kata Gede Pasek saat melaunching Pilkada serentak NTT tahun 2018 di Kolbano Room, Swiss BelIn Kristal Hotel, Senin (19/6).

Para bakal calon yang hadir saat itu antara lain, Beny Litelnoni (bakal calon gubernur), Ayub Titu Eki (bakal calon gubernur), Raymundus Fernades (bakal calon gubernur), Jacky Ully (bakal calon gubernur), Mel Adoe (bakal calon wakil gubernur), Yan Mbuik dari PKPI (bakal calon wakil gubernur). Selain itu,  Nelson Matara (bakal calon bupati Kupang), Alex Ena (bakal calon bupati Alor), Clemens Meba (bakal calon bupati Ende), Jery Manafe (bakal calon bupati Kupang).

Menurut Pasek Suardika, Hanura telah membuka peluang secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk NTT, bagi penjaringan calon kepala daerah dalam pilkada serentak 2018. “DPP Hanura tetap memberikan peluang ke bawah (DPD Hanura) dan tidak perlu ke DPP Hanura. Hanura siap mendukung siapapun calon kepala daerah yang paling didukung dan merebut hati rakyat,” tegas Pasek.

Ia juga mengatakan, semua kader yang mendaftar  bakal diperlakukan sama dan diharapkan mengikuti saja mekanisme di DPC dan DPD hanura. Sebab, geopolitik di setiap daerah berbeda. Karena itu, manfaatkan Hanura untuk kemenangan Pilkada. “Hanura siap mendukung pilkada di 11 kab/kota di NTT,” katanya.

Ketua DPD Hanura NTT, JimmySianto, mengatakan, Hanura adalah partai yang terakhir melakukan proses penjaringan yang akan dimulai Selasa, 20 Juni – 31 Juli 2017. “Artinya, Hanura membuka kesempatan bagi calon bupati/wakil bupati mendaftar ke DPC Hanura di setiap kabupaten dan calon gubernur/wakil gubernur mendaftar ke DPD Hanura NTT,” katanya.

Ia menambahkan, pencalonan versi Hanura dibagi ke dalam tiga kategori, yakni kursi diatas 6 persen dengan lembaga survey; kursi dibawah 6 persen dengan lembaga survey; dan tanpa kursi dengan rekomendasi dari DPD dan DPC. (rb)

Ket foto : Wakl Ketua Umum Hanura Gde Pasek Suardika didampingi Jimy Sianto melaunching Pilkada serentak di NTT, Senin (19/6).