Bupati Sunur Minta Para Kepala OPD Utamakan Program Yang Bisa Dicapai

by -91 views

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur mulai serius membenahi pembangunan di Lembata di periode kedua kepemimpinannya bersama Thomas Ola Langoday. Karena itu, di awal kepemimpinannya ini, Bupati Sunur meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa menterjemahkan visi dan misinya secara mendalam ke dalam program dan kegiatan OPD, dengan fokus pada program-program yang bisa dicapai.

Permintaan Bupati Sunur ini disampaikan Rabu (31/5) lalu, ketika memimpin rapat bersama para pimpinan OPD di ruang rapat bupati. Saat itu, Bupati Sunur memaparkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lembata periode 2017-2022.

Bupati Sunur yang memimpin langsung pertemuan itu memberikan berbagai arahan terkait target yang akan dicapai masing-masing OPD dalam lima tahun ke depan. Untuk itu, kemampuan masing-masing Kepala OPD untuk menerjemahkan dan mengimplementasikan visi misi ke dalam program dan kegiatan OPD saat ini sedang diuji.

Seperti dikutip dari Webste Humas Protokol Setda Lembata, dalam arahannya Bupati Lembata Eliaser Yentji berulang kali menekankan pentingnya target pencapaian dari semua program yang diajukan masing-masing OPD. Menurutnya, Kepala OPD harus  jeli dan fokus. Artinya, jeli menginternalisasi dan menerjemahkan visi misi yang dikemas dalam ‘Lembata Two Poin Zero’ dengan enam cincin ekonomi yang akan membentuk rantai ekonomi, serta fokus ke target yang bisa dicapai melalui program yang dibuat.

”Jangan mengambang,fokus ke program yang bisa dicapai. Program jangan banyak-banyak. Targetkan satu atau dua program dan fokus untuk mengerjakannya agar ada hasil yang benar-benar kelihatan. Saya mau semua OPD memberi hasil nyata,” tegas Sunur, mengingatkan.

I amenyebut contoh, misalnya untuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bupati Sunur mengarahkan agar fokus mengembangkan salah satu tanaman holtikultura yang bisa cepat dan pasti ada hasilnya.

“Targetkan saja tanaman apa yang bisa kita kembangkan mulai tahun depan. Misalnya kalau kita mau kembangkan bawang ya fokus ke situ. Target kita di tahun depan atau tahun 2019 kita tidak lagi impor bawang dari luar. Kita stop bawang dari luar karena produksi kita cukup. Jangan semua jenis tanaman mau  kita kerjakan. Betul bahwa yang lain juga penting tetapi yang saya mau adalah lebih baik kita fokus ke satu dan ada hasil nyatanya daripada banyak-banyak tetapi tidak ada hasil yang jelas kelihatan,” tandas Bupati Sunur.

Begitupun dengan OPD strartegis lainnya. Aahan Bupati Sunur untuk masing-masing OPD penekanannya lebih kepada bagaimana Kepala OPD bisa berinovasi dan berkreativitas  dengan berpedoman pada visi misinya bersama Wakil Bupati Thomas Ola Langoday yang akan menjadi RPJMD Kabupaten Lembata.

Asal tahu, di periode kedua kepemimpinannya ini Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur memfokuskan perhatiannya pada peningkatan pendapatan dengan mendorong  pengembangan sektor  infrastruktur strategis, ketahanan pangan dan industri. “Target yang akan dicapai adalah Lembata akan menjadi Kabupaten industri tahun 2025,” kata Sunur. (ferry/jdz)